Praktisidigital vs WordPress: Pilih yang Mana?


Bagi yang baru memulai bisnis online, mungkin kebingungan ketika membuat website toko online. Namun, semuanya bisa diatasi dengan memilih platform website yang tepat. Dengan dibekali fitur-fitur canggih, membuat dan mengoperasikan toko online dengan platform yang sesuai pastinya akan lebih mudah dari yang kamu bayangkan selama ini.

Praktisidigital dan WordPress, misalnya, adalah dua dari sekian platform toko online yang banyak digunakan oleh seller online di luar sana. Lalu, apa perbedaan di antara keduanya?

Praktisidigital WordPress
Tidak perlu kemampuan coding dan desain untuk menggunakan Praktisidigital Harus memiliki kemampuan dasar mengenai teknis dan coding untuk dapat mengoperasikan secara optimal
Platform Praktisidigital dibuat khusus untuk toko online, jadi semua sudah all-in dan tidak perlu setting macam-macam Butuh biaya cukup besar untuk menggunakan plugin untuk payment gateway, membeli template, dsb.
Gratis biaya hosting dan maintenance Dikenakan biaya hosting dan maintenance per bulannya
Domain pribadi bisa beli langsung di Praktisidigital dan tidak butuh pengaturan lagi Domain harus mencari sendiri dari pihak provider dan harus diintegrasikan dengan website

Bisa dibilang audiens Praktisidigital adalah pengguna yang tidak memiliki kemampuan developing dan coding. Tujuan utama Praktisidigital adalah memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk menggunakan platform tersebut untuk membuat website toko online mereka sendiri dengan cepat tanpa coding apa pun.

WordPress, di lain sisi, menargetkan pengguna yang sudah memiliki pengalaman mendesain website dan memiliki pengetahuan mengenai HTML dan CSS. Pada kasus tertentu, WordPress membutuhkan pengaturan dan konfigurasi yang lebih banyak sebelum bisa mem-publish website dan bisa dibilang prosesnya lebih sulit dibandingkan di Praktisidigital.

Gimana, sudah menentukan pilihan? Sudah jelas nih kayaknya Praktisidigital yang lebih pas untukmu. Tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang!