11 Cara Memulai Bisnis Hijab untuk Pemula (Tips Lengkap)


Cara memulai bisnis hijab pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan bisnis lainnya. Sebagai salah satu negara dengan penduduk Islam terbanyak, menjual fashion hijab memang cukup menjanjikan di Indonesia. Tidak hanya sebagai penutup aurat, tapi beragamnya model hijab juga bisa membuat tampilan lebih fashionable

Cara Memulai Bisnis Hijab Brand Sendiri

Jika kamu ingin memiliki bisnis hijab dengan brand sendiri, berikut cara yang bisa kamu lakukan:

1. Lakukan Riset Pasar

Hal pertama harus dilakukan adalah melakukan riset pasar. Kira-kira model hijab yang seperti apa yang sedang tren di pasaran? Bentuk hijab sebenarnya tidak banyak, tapi bahan yang digunakan biasanya trennya akan berganti dengan cepat.

Contohnya seperti hijab segi empat, model hijab ini sudah ada di pasaran sejak dulu, tapi bahannya terus berganti-ganti. Coba cari tahu model yang sedang tren, bahan yang sedang tren, hingga cara promosi hijab yang sedang tren saat ini.

2. Tentukan Target Pasar

Cara memulai bisnis hijab yang kedua adalah dengan menentukan target pasar. Tentunya secara umum target pasar utamanya adalah wanita. Selanjutnya kamu bisa fokus pada beberapa hal yang lebih spesifik seperti usia, status sosial, dan jumlah pendapatan.

Nantinya penentuan target pasar ini akan menentukan bagaimana strategi pemasaran yang akan disusun. 

3. Tentukan Model Hijab yang Ingin Dijual

Selanjutnya tentukan model hijab seperti apa saja yang ingin dijual. Ada hijab segi empat, bergo, pashmina, instant pashmina, hijab sport, dan masih banyak lagi. Model yang dipilih harus sesuai dengan target pasar yang diinginkan atau sebaliknya.

Kamu bisa menjual beberapa model sekaligus. Selain menentukan model, kamu juga bisa menentukan berbagai warna yang kamu ingin jual. Biasanya semakin banyak pilihan warna dan motif, pelanggan akan makin senang.

4. Tentukan Brand

Cara memulai bisnis hijab selanjutnya adalah menentukan brand. Pastikan kamu memilih nama brand yang unik tapi tetap mudah diingat. Kamu juga harus memastikan nama brand yang diinginkan belum pernah terdaftar sebelumnya.

Supaya brand jadi lebih kuat, pastikan kamu memunculkan nama brand ini di media sosial, label produk, hingga packaging produk. Ini merupakan cara-cara ampuh untuk meningkatkan brand awareness.

5. Siapkan Modal

Jika ingin membuat brand sendiri, kamu harus menyiapkan modal. Jangan khawatir berlebihan lebih dulu jika modal yang dimiliki belum mencukupi. Kamu bisa memulai bisnis ini dari skala kecil lebih dulu. Bila memang diperlukan, kamu juga bisa mempertimbangkan pinjaman modal.

Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah berjualan dengan sistem reseller atau dropship yang butuh modal lebih minum. Sayangnya sistem ini membuat kamu tidak bisa membuat brand sendiri karena kamu hanya menjual produk yang sudah ada di pasaran.

Meskipun tidak menciptakan brand baru, tapi bisnis dengan sistem tersebut juga bisa sangat menguntungkan apabila pemasaran dilakukan dengan benar.

6. Cari Supplier dan Mulai Proses Produksi

Cara memulai bisnis hijab selanjutnya adalah mencari supplier bahan untuk hijab yang ingin diproduksi. Setelahnya kamu bisa membawa bahan tersebut ke pihak konveksi untuk dijahit. Jika ingin lebih praktis, kamu bisa mencari konvensi yang juga menyediakan bahan.

Pada tahap awal sebaiknya buat dulu beberapa sampel hijab. Setelah sudah pasti sesuai dengan yang diinginkan, barulah produksi dalam jumlah banyak.

7. Tentukan Harga Produk

Menentukan harga produk menjadi langkah cara bisnis hijab selanjutnya. Pastikan harga produk pas dengan target pasar yang ditentukan dan sesuai dengan harga produk serupa di pasaran.

Terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan untuk menentukan harga. Apa pun metode yang dipilih, pastikan kamu tetap mendapat keuntungan.

8. Foto Produk Semenarik Mungkin

Sebelum meluncurkan produk, foto produk semenarik mungkin. Tak perlu repot karena saat ini sudah banyak jasa foto produk yang bisa membantu kamu mendapatkan gambar terbaik untuk produkmu.

Khusus untuk produk fashion seperti hijab. Pastikan tersedia juga foto hijab yang digunakan oleh model.

9. Aktif di Media Sosial

Jika fokus utamanya adalah pasar online, kamu harus aktif di media sosial. Bahkan banyak brand baru yang sudah aktif di media sosial sebelum produknya launching.

Kamu bisa menarik perhatian audiens yang kira-kira cocok menjadi pembeli potensialmu. Ini bisa jadi cara memulai bisnis hijab yang baik di pasar online. Media sosial juga merupakan tempat yang sangat bagus untuk menjalin hubungan baik dengan pelanggan.

10. Jualan di Marketplace

Banyak orang yang kini berbelanja lewat marketplace sehingga biasanya pembeli akan bertanya apakah produkmu tersedia di marketplace tertentu. Kamu mungkin akan memiliki lebih dari satu akun marketplace. Pilihlah yang paling sesuai dengan target pasarmu.

11. Bikin Website Toko Online

Tidak kalah penting dengan media sosial dan marketplace, kamu juga sangat disarankan untuk memiliki website toko online kamu sendiri. Ini juga merupakan salah satu cara memperkuat brand kamu dan meningkatkan kredibilitasnya.

Selain itu, website toko online juga dapat mempermudah berbagai transaksi.

Buat website toko online kamu di Praktisidigital dengan gratis. Tidak perlu setting dan coding, kamu bisa langsung daftar, upload produk, dan jualan.

Itu dia berbagai langkah cara memulai bisnis hijab yang bisa kamu ikuti, terutama bagi kamu yang ingin memiliki brand sendiri. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tren hijab juga bisa berganti dengan cepat sehingga kamu perlu memperhatikan hal tersebut.

Jika memang belum memiliki modal, kamu juga bisa menjual produk yang sudah ada di pasaran sebagai reseller untuk mengumpulkan customer dan modal. Apabila sudah cukup ramai, nantinya akan lebih mudah untuk kamu memperkenalkan brand-mu sendiri.