14 Cara Memulai Bisnis Fashion agar Cepat Sukses


Bisnis fashion memang tidak ada matinya. Bukan hanya untuk memenuhi salah satu kebutuhan pokok, yaitu sandang, fashion juga membantu merepresentasikan kepribadian seseorang. Jika kamu tertarik untuk terjun ke bidang yang satu ini, simak berbagai tips memulai bisnis pakaian!

Cara Memulai Bisnis Fashion untuk Pemula

Setiap bisnis tentunya memiliki risiko kegagalan. Oleh karena itu, kamu perlu strategi untuk meminimalisir risiko dan meningkatkan peluang kesuksesan bisnis. Jika ingin memulai bisnis saat ini, bisnis online dapat menjadi pilihan yang ideal karena semakin berkembang pesat. Kamu juga bisa memesarkan produkmu secara lebih luas.

Langsung saja, berikut cara memulai bisnis fashion yang bisa kamu coba:

1. Mengamati Tren Fashion

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memerhatikan fashion yang sedang tren. Sebelum berjualan, tentunya kamu harus tahu dulu produk fashion seperti apa yang diminati oleh masyarakat saat ini. 

Caranya cukup mudah, kamu dapat menggunakan fitur Google Trends untuk mengetahui tren fashion yang ada di internet. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan media sosial untuk mengamati tren saat ini. Jika ingin mengamati lewat sosial media, kamu dapat melihat lewat fashion influencer yang ada di medsos seperti Instagram tau TikTok.

2. Riset Produk

Setelah mengetahui produk apa saja yang sedang tren, kamu bisa menentukan barang apa yang ingin kamu jual dan mulai melakukan riset yang lebih mendalam. Cari tahu tentang harga jual, biaya produksi, kualitas, hingga persaingan dari barang tersebut. Jika sudah mengetahui tentang seluk-beluk barang tersebut, barulah kamu dapat membuat dan memasarkannya dengan baik.

3. Tentukan Target Pasar

Target pasar adalah kelompok orang yang ditargetkan akan membeli produkmu. Segala jenis bisnis, tak terkecuali bisnis pakaian, menentukan target pasar adalah hal yang wajib dilakukan. Penentuan target pasar ini juga akan memengaruhi strategi marketing yang akan kamu eksekusi.

Contohnya jika kamu memilih fashion wanita, tentunya kamu harus memiliki strategi marketing yang menyasar konsumen wanita. Selain dari gender, kamu kamu juga dapat menentukan target pasar berdasarkan usia, profesi, hingga karakter seseorang.

4. Analisis Kompetitor

Langkah selanjutnya yang dapat kamu lakukan adalah menganalisis kompetitor yang menjual produk serupa. Ketahui harga, kualitas, hingga strategi pemasaran yang digunakan oleh kompetitor. Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan kompetitor, barulah kamu dapat membuat inovasi yang lebih baik dan memastikan produkmu dapat bersaing di pasaran.

5. Tentukan Nama Brand

Terlihat sepele, namun pada dasarnya brand sangatlah penting dalam sebuah bisnis. Semakin kuat brand-nya tentu semakin kuat juga bisnisnya. Menentukan brand tidak dapat dilakukan sembarangan, ya!

Berikut beberapa tips menentukan nama brand yang bisa kamu coba:

  • Pastikan nama brand belum pernah digunakan
  • Buat nama yang merepresentasikan produk kamu
  • Nama brand lebih baik singkat dan mudah diucapkan
  • Gunakan nama yang memiliki makna positif

Baca Juga: 10 Tips Memilih Nama Toko Online yang Bagus dan Menarik

6. Susun Business Plan

Langkah kamu untuk mewujudkan bisnis fashion impian semakin dekat, nih!

Sekarang saatnya kamu menyusun business plan alias perencanaan bisnis. Nantinya, business plan ini akan menjadi acuan kamu dalam menjalankan bisnis. Isi business plan meliputi hasil riset yang telah kamu lakukan sebelumnya beserta rencana yang bakal kamu eksekusi ke depannya. 

Berikut komponen yang wajib ada dalam perencanaan bisnis kamu:

  • Ringkasan perencanaan bisnis
  • Brand story
  • Analisis pasar dan kompetitor
  • Rincian produk
  • Strategi marketing
  • Analisis keuangan

7. Mulai Buat Produk yang Ingin Dijual

Cara memulai bisnis fashion selanjutnya tentu dengan mulai eksekusi membuat produk yang akan kamu jual. Produksi tidak harus kamu lakukan sendiri, pilihlah cara yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Pada bisnis pakaian, kamu dapat mencari sendiri mulai dari supplier bahan hingga jasa konveksi yang dapat digunakan. Kamu juga bisa memilih untuk bekerja sama dengan produsen yang sudah menyediakan barang jadi dan melabeli produk tersebut dengan brand kamu. 

8. Foto Produk

Foto produk adalah salah satu yang paling penting ketika kita berjualan atau membuat katalog online. Konsumen tidak dapat secara langsung melihat produkmu, sehingga kamu harus dapat mewakilkannya dengan foto. 

Terkait produk fashion, sebaiknya gunakan foto produk atau foto pakaian ketika sedang dipakai. Hal ini dapat membantu pelanggan membayangkan bagaimana memakai produk tersebut. Jangan lupa untuk memotret detail produk dari dekat juga, ya!

9.Membuat Deskripsi Produk

Meskipun kamu sudah membuat foto produk sejelas mungkin, tentunya masih ada beberapa detail yang tidak dapat tergambarkan hanya dari foto. Pastikan juga kamu menulis deskripsi produk sejelas mungkin. Beberapa detail yang penting dalam deskripsi produk fashion adalah seperti material produk, size chart, hingga cara perawatan produk.

10. Persiapkan Akun Media Sosial

Siapkan akun social media yang nantinya kamu gunakan untuk memasarkan produkmu. Gunakan sosmed yang sesuai dengan target pasarmu. Social media seperti Instagram dan TikTok juga memiliki fitur iklan yang dapat memudahkan kamu menjangkau lebih banyak pelanggan. Manfaatkan ini dengan baik, ya!

11. Buat Website untuk Tokomu

Sebagai toko online, tentunya keberadaan website sangat penting. Website ini layaknya toko fisik tempat pelangganmu dapat melihat semua produkmu dan melakukan transaksi. 

Membuat website tidak serumit yang kamu bayangkan. Kamu bisa membuat website untuk toko online di Praktisidigital dengan gratis. Selain itu, kamu juga tidak perlu pusing untuk memikirkan coding!

12. Mulai Pasarkan Produkmu

Produk? checked. Social media? checked. Website? checked.

Saatnya upload produkmu dan mulai berjualan!

Pastikan kamu secara aktif memasarkan produkmu setiap hari. Seperti toko konvensinal, jika kamu diam dan tidak interaktif terhadap pelanggan, mereka bisa mengira toko kamu sedang tidak berjualan.

13. Berikan Promo Menarik

Promo menarik dapat menjadi salah satu daya tarik yang membuat bisnis kamu semakin laku dan berkembang. Promo ini dapat bermacam-macam mulai dari potongan harga, gratis ongkir, hingga voucer untuk transaksi selanjutnya. Kamu juga bisa mengadakan giveaway di media sosial yang berguna sebagai brand awareness.

14. Gunakan Jasa Influencer

Selain menggunakan fitur ads yang tadi sudah disinggung, kerja sama dengan influencer juga bisa menjadi strategi marketing yang jitu. Pastikan kamu bekerja sama dengan influencer yang pengikutnya sesuai dengan target pasarmu. Misalnya, kamu bisa cari influencer fashion, sehingga pemasaran produk pakaian kamu akan lebih baik.

Itu dia berbagai cara memulai bisnis fashion yang bisa kamu coba. Mudah, ‘kan?

Tunggu apalagi? Mulai bangun bisnismu sendiri dari sekarang dan jangan tanggung-tanggung, langsung buat website toko online GRATIS di Praktisidigital!