15 Cara Jualan Online untuk Pemula yang Pasti Untung


Cara jualan online pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan bisnis konvensional, meskipun memang ada beberapa hal berbeda yang harus diperhatikan. Strategi yang tepat dan tersusun dengan baik adalah kunci dari keberhasilan bisnis, baik itu bisnis online maupun bisnis konvensional. Kalau kamu terpikir untuk mulai jualan, coba ketahui dulu tips dan triknya!

Cara Jualan Online untuk Pemula

1. Tentukan Produk yang Ingin Dijual

Hal yang pertama harus kamu lakukan jika ingin bisnis online adalah menentukan produk yang ingin dijual. Mencari inspirasi bisnis tidak susah kok, kamu hanya perlu melihat sekitarmu. Contohnya kamu memiliki hobi masak, kamu bisa mempertimbangkan bisnis dalam bidang kuliner. Jika kamu memiliki hobi dalam bidang fashion, kamu bisa bisnis dalam bidang ini mulai dari berjualan sepatu, baju, hingga aksesoris. Bagi kamu yang memiliki minat di bidang beauty, kamu bisa coba jualan skin care dan make up.

Produk yang kamu jual tentunya tidak harus selalu menjadi hal yang kamu sukai. Asalkan kamu bisa membaca kebutuhan pasar akan produk tersebut, kamu tentu bisa menjualnya. 

2. Riset Pasar

Cara jualan online selanjutnya adalah dengan melakukan riset pasar. Setelah kamu tahu jenis barang yang akan kamu jual, selanjutnya kamu harus meneliti bagaimana barang tersebut dijual di pasaran. Kamu juga harus memerhatikan tren di pasaran. Contohnya kamu ingin menjual baju tidur, tentunya kamu harus lebih dulu tahu, bentuk baju tidur seperti apa yang kini paling banyak diminati masyarakat.

Kamu juga harus mencari tahu harga produk tersebut di pasaran, biaya dan cara produksi produk, informasi supplier, hingga persaingan produk tersebut di pasaran. Jika kamu ingin memproduksi sendiri barang yang akan kamu jual, pastikan kamu memiliki supplier bahan baku dengan kualitas terbaik. Namun jika tidak ingin memproduksi sendiri, kamu juga bisa mencari supplier barang jadi dan berjualan sebagai reseller.

3. Tentukan Harga Jual

Setelah mengetahui informasi mendetail tentang produk yang mau kamu jual, kamu bisa menentukan harga jual produk. Beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dalam menentukan harga jual adalah seperti biaya produksi atau pengadaan barang, biaya operasional, biaya promosi, hingga harga produk tersebut di pasaran.

BACA JUGA :  Apa Itu Bundling? Pengertian, Manfaat, Cara Membuat

4. Tentukan Target Pasar

Langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar yang spesifik. Nantinya target pasar ini akan berpengaruh pada strategi marketing yang kamu jalani. Ya, tentunya cara kamu memasarkan barang pada target pasar wanita akan berbeda dengan pria. Cara memasarkan barang pada remaja dan orang dewasa juga dapat berbeda.

Maka dari itu, kamu harus menentukan target pasar yang jelas. Paling umum target pasar ditentukan dari gender dan rentang usia. Jika ingin lebih spesifik lagi, kamu juga bisa mempertimbangkan profesi hingga karakter dari calon pembeli.

5.Pastikan Tempat untuk Berjualan

Berjualan online tapi butuh tempat? Meskipun kamu tidak memiliki toko fisik, kamu tetap membutuhkan toko online di mana transaksi jual beli akan dilakukan. Nah ada banyak pilihan alternatif toko online yang bisa kamu pilih mulai dari membuat website sendiri, marketplace, hingga memanfaatkan media sosial untuk berjualan. 

Kamu sebaiknya melakukan riset untuk setiap toko online yang mungkin bisa dibuat. Cari tahu syarat yang dibutuhkan untuk setiap toko online yang dibuat dan perkirakan mana yang mungkin paling relevan untuk bisnis kamu.

6. Analisis Kompetitor

Mengenali pesaingmu dengan baik akan membantu kamu menyusun strategi dengan lebih mudah. Bukan hanya mengetahui harga dan kualitas barang dari kompetitor, kamu juga sebaiknya mempelajari strategi marketing dari kompetitor. Kamu bisa membuat inovasi bisnis berdasarkan kelamahan dan kelebihan dari pesaing bisnismu. 

7. Bangun Brand

Menentukan nama brand harus dilakukan secara hati-hati. Pilih baik-baik karena nama brand ini akan merepresentasikan bisnimu. Pastikan kamu menggunakan nama brand yang belum pernah digunakan, akan pelanggan lebih mudah mengenali produkmu. Syarat lain dalam menentukan nama brand antara lain seperti: singkat dan mudah diucapan, mewakili produk yang kamu jual, dan memiliki makna positif.

8. Susun Business Plan

Jika sudah melakukan 7 langkah sebelumnya, sekarang saatnya kamu menyusun sebuah business plan atau perencanaan bisnis yang akan menjadi pedoman kamu dalam menjalani bisnis. Pada dasarnya business plan berisikan hasil riset yang sudah kamu lakukan ditambah dengan rencana bisnis yang akan kamu jalani ke depannnya. 

BACA JUGA :  Apakah Praktisidigital Itu Marketplace? | Praktisidigital

Beberapa komponen yang harus ada dalam perencanaan bisnis adalah ringkasan business plan, analisis pasar dan kempetitor, brand story, rincian produk, strategi marketing, hingga analisis keuangan. Selain menjadi acuan dalam menjalankan bisnis, perencanaan bisnis juga bisa memudahkan kamu untuk menyusun proposal untuk meminta bantuan dana jika dibutuhkan.

9. Buat Katalog Produk

Katalog produk yang rinci sangat dibutuhkan saat kamu berjualan online. Berbeda dengan saat kamu berjualan offline, katalog yang memuat informasi produk ini lah yang akan membantu pembeli mengenali produkmu. Jika informasinya terbatas, tentu kemungkinan pembeli tertarik dengan produkmu juga akan lebih kecil.

Katalog online harus dilengkapi dengan deksripsi produk yang jelas dan tentunya foto produk yang bagus. Jika kamu tidak sempat melakukan foto produk sendiri karena waktu dan alat yang terbatas, kamu bisa menggunakan jasa foto produk yang kini banyak tersedia dan harganya juga terjangkau.

10. Buat Website Toko Online

Tips jualan online selanjutnya adalah membuat website toko online tempat di mana katalog produkmu akan dipajang. Adanya website ini akan membuat toko online kamu semakin eksklusif karena masih banyak penjual online yang terpikirkan membangun websitenya sendiri karena biaya pembuatannya dianggap mahal.

Padahal kamu bisa membuat website tanpa biaya apa pun. Caranya? Kamu bisa buat website toko online di Praktisidigital secara gratis dan tanpa coding. Cukup daftar, lalu kamu pun bisa langsung upload katalog dan jualan online dengan mudah.

11. Aktivasi Media Sosial

Dulunya media sosial seperti Instagram sangat populer untuk bertransaksi jual beli, namun kini fungsinya lebih banyak untuk promosi. Meskipun begitu cara bisnis online melalui social media tetap tidak boleh kamu lewatkan. Selain di website, jangan lupa juga upload katalogmu di media sosial seperti Instagram atau Facebook untuk menjangkau sebanyak mungkin pelanggan. Kamu juga bisa memanfaatkan TikTok dan Twitter untuk meningkatkan awareness produk yang kamu jual.

BACA JUGA :  17 Tips Bisnis Frozen Food untuk Pemula Bermodal Kecil

12. Jualan di Marketplace

Sayang sekali jika bisnis online tidak memanfaatkan keberadaan marketplace. Seperti yang disinggung sebelumnya, marketplace adalah salah satu tempat yang bisa kamu pertimbangkan untuk membuka toko online. Setiap marketplace juga memiliki program yang bisa kamu manfaatkan, salah satunya program gratis ongkos kirim. Jadi, patikan kamu tidak ketinggalan dalam memanfaatkan program-program ini.

13. Manfaatkan Fitur Ads

Cara jualan online selanjutnya adalah memanfaatkan fitur ads atau iklan dimiliki oleh semua social media dan marketplace. Kamu bisa memanfaatkan fitur ini untuk meningkatkan kemungkinan katalogmu dilihat lebih banyak orang. Bujet untuk iklan di social media dan marketplace biasanya tidak terlalu tinggi, dengan uang puluhan ribu kamu sudah bisa mencoba beriklan.

14. Pakai Jasa Influencer

Selain menggunakan fitur iklan, kamu juga bisa melakukan content placement di media sosial seorang influencer untuk memperkenalkan produk kamu. Bujet yang dibutuhkan mungkin lebih banyak daripada iklan, tapi kamu juga bisa menyesuaikan bujet dengan kemampuanmu. Tidak harus selalu influencer besar, kamu bisa mulai dari micro influencer lebih dulu. Hal yang penting dilakukan adalah, memastikan influencer ini memiliki followers yang sesuai dengan target pasarmu.

15. Kumpulkan Review Pelanggan

Setelah mulai berjualan, jangan lupa untuk mengumpulkan review dari pelanggan untuk dapat meningkatkan bisnis kamu. Semakin banyak review baik, calon pelanggan akan semakin percaya bahwa toko online kamu memang terpercaya dan menjual produk yang bagus. Jika mendapati review yang kurang baik, gunakanlah untuk introspeksi dan memperbaiki kualitas toko kamu.

Itu dia berbagai tips cara bisnis online yang bisa kamu terapkan. Tunggu apalagi? Yuk, buat akun di Praktisidigital untuk punya website jualan online!