Down Payment (DP): Pengertian, Cara Kerja, Keuntungan, dll


Uang muka atau down payment adalah sejumlah uang dalam nominal tertentu yang harus kamu bayar di awal saat ini membeli sesuatu secara kredit atau berupa pinjaman. Pahami apa itu DP, cara kerja, keuntungan, serta syarat dan ketentuan umum yang berlaku. 

Apa Itu Down Payment?

Down payment adalah pembayaran tunai pertama bila kamu ingin membeli produk atau aset dalam sistem kredit, cicilan, atau pinjaman. 

Fungsi down payment (DP) sebagai jaminan bahwa kamu sepakat akan menyelesaikan sisi cicilan sesuai dengan kewajiban. Setelah memberikan uang muka, barang atau aset tersebut aman tidak akan dibeli oleh konsumen lain. 

Umumnya DP diperlukan ketika seseorang ingin mencicil produk/aset mahal seperti gadget, motor, mobil, rumah, atau bangunan properti lainnya. Besaran uang muka akan menentukan jumlah cicilan per bulan yang dihitung dari harga jual produk tersebut. 

Cara Kerja Down Payment

Perhatikan beberapa poin penyetoran uang muka, berikut ini:

  • DP lebih besar berarti cicilan per bulan akan lebih kecil. Jumlah cicilan juga bergantung pada berapa lama durasi cicilan kamu.
  • Semakin cepat durasi cicilan, semakin besar uang muka yang harus disetorkan, namun bunga yang dibayarkan juga kecil. 
  • Bila DP kecil, cicilan per bulan cenderung lebih besar terutama bila durasi kredit panjang. Itu berarti bunga cicilan juga lebih besar. 
  • Beberapa perusahaan atau toko menetapkan uang muka sebagai cicilan pertama. Ada juga toko yang memisahkan DP dari cicilan. 
  • Bila tidak masuk sebagai cicilan, uang DP bisa dikembalikan saat cicilan lunas
  • Bila tidak lunas dan tidak lagi mampu membayar, biasanya DP hangus beserta cicilan yang sudah disetorkan

Sesuaikan besarnya uang muka dan cicilan per bulan dengan kondisi keuangan kamu. Biasanya toko atau merchant memiliki beberapa pilihan kredit, mereka juga menyediakan simulasi kredit agar kamu punya gambaran jelas tentang berapa nominal yang harus kamu bayar per bulannya. 

Jumlah Down Payment yang Harus Dibayar

Ini tergantung pada produk atau aset apa yang ingin kamu cicil. Berikut ini simulasi umum pembayaran uang muka untuk produk dan aset mahal:

1. Uang Muka Rumah 

Kredit rumah biasanya melalui KPR (kredit pemilikan rumah) ke bank. Umumnya, DP berkisar 10-20% dari harga jual rumah namun tergantung pada pihak bank dan developer rumah tersebut. 

2. Uang Muka Mobil 

Tentu saja ini tergantung pada jenis mobil apa yang ingin kamu kredit. DP mobil biasanya sekitar 20%-40% dari harga mobil. 

Uang muka mobil bisa lebih rendah bila sedang ada promosi atau di pameran mobil.

3. Uang Muka Motor 

Rata-rata perusahaan leasing menargetkan uang muka sekitar 15% untuk kredit motor. Dalam beberapa event, uang muka mungkin lebih rendah. 

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan Bank Sentral menyampaikan bahwa uang muka kredit kendaraan bermotor menjadi paling sedikit 0% efektif mulai 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2022.

Keuntungan Down Payment Besar

Sebagian orang memilih DP besar karena beberapa keuntungan berikut ini:

Bunga rendah. DP besar berarti kamu mendapat fasilitas tingkat bunga lebih kecil. Kekurangannya adalah kamu harus mempersiapkan uang lebih untuk menyetorkan DP. 

Cicilan bulanan lebih kecil. Beban angsuran per bulan jadi lebih kecil bila DP besar. Apalagi bila durasi cicilan singkat. 

Mendapat kepercayaan untuk bisa kredit lagi. Kamu akan memiliki track baik karena kredit lancar dan cepat lunas. Kamu memiliki kekuatan pinjaman di masa depan karena perusahaan atau bank mempercayai kamu. 

Maka dari itu banyak orang yang memilih menyetor DP tinggi agar barang kredit cepat lunas dengan bunga rendah. Harga kredit tidak terlalu mahal perbedaanya dengan harga asli dengan DP tinggi. 

Keuntungan Down Payment Kecil

Sebagian orang lainnya memilih menyetorkan DP kecil sesuai dengan kemampuannya. Ada juga keuntungan uang muka kecil sebagai berikut:

Bisa mendapatkan barang dengan biaya rendah. Kredit barang dengan DP kecil memudahkan orang untuk membeli sesuatu walaupun uangnya belum cukup. 

Cicilan sesuai budget. Walaupun mungkin durasi cicilan lebih panjang, namun bagi beberapa orang itu sesuai dengan keuangannya.

Memiliki sisa uang untuk kebutuhan lain. Kamu masih memiliki sisa uang untuk kebutuhan lainnya bila hanya menyetorkan DP kecil. 

Kekurangan Uang Muka Kecil 

Ada sisi kurang menyenangkan bila kamu menyetor DP kecil, di antaranya:

  • Lebih mahal. Total jumlah yang kamu bayarkan akan jadi jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan harga asli. Ini karena pajak tinggi dan mungkin ada biaya administrasi tambahan lainnya. 
  • Kredit lebih lama. Walaupun biaya cicilan per bulan kecil, durasi kredit lebih lama. Ini mungkin membuat kamu kelelahan atau merasa bosan dan kesal karena cicilan tidak kunjung lunas. 
  • Tidak bisa mencicil barang lainnya. Bank, perusahaan, atau toko cenderung tidak mau membuka kredit lainnya untuk kamu sebelum kamu melunasi cicilan sebelumnya. 

Keputusan memilih nominal DP bersifat personal sesuai dengan kemampuan masing-masing. DP kecil atau besar memiliki keuntungan dan kekurangannya sendiri. 

Ketentuan dan Syarat Umum Uang Muka

Setiap perusahaan memiliki syarat dan ketentuan berbeda. Umumnya, kamu sudah harus menyetorkan DP yang disepakati sebelum membawa pulang barang. Penjual akan memberi tanda bukti dan form cicilan per bulannya. 

Itulah pembahasan tentang apa itu down payment (DP) dalam suatu kredit. Kredit tidak jarang dilakukan oleh pebisnis untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan akan barang atau aset.

Selain itu, optimalkan bisnis kamu dengan memasarkannya di website toko online. Transaksi jual-beli jadi lebih mudah dan meningkatkan kredibilitas brand kamu. 

Jangan khawatir biaya mahal untuk membuat dan mengoperasikan website toko online. Kamu bisa buat website gratis dengan daftar di Praktisidigital. Kamu tidak perlu belajar coding atau setting website. Cukup daftar, unggah katalog, dan website toko online kamu siap launching