11 Tips Launching Produk Baru agar Sukses 


Ikuti tips launching produk berikut ini agar sukses dan mulai dikenal masyarakat umum! Launching produk adalah langkah pertama dalam memulai bisnis dan memengaruhi keberhasilan ke depannya. 

Strategi dan Tips Launching Produk

Meluncurkan produk pertama kali adalah tantangan besar yang mungkin membuat kamu tidak percaya diri, namun bisa diatasi dengan tahapan mulai dari riset pasar, membuat strategi penjualan, merencanakan konten pemasaran, hingga siap launching produk dengan perhitungan matang.

Ini dia beberapa tips launching produk terbaik: 

1. Riset Pasar 

Langkah pertama sebelum memulai bisnis adalah kamu harus riset pasar. Tujuan riset pasar untuk mengkaji produk seperti apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen, siapa saja target konsumen, mengumpulkan saran, melakukan penelitian terhadap produk, dan bisa berdiskusi langsung dengan target konsumen. 

Riset pasar akan memberi kamu pengetahuan dan indikator tentang produk apa yang mampu memenuhi ekspektasi konsumen, sehingga akan menjadi produk favorit mereka baik dari segi komponen, manfaat, keunggulan, varian, dan harga produk. 

2. Pahami Masalah Apa yang Ingin Diselesaikan dengan Produk Tersebut 

Sebuah produk hadir untuk memecahkan masalah tertentu. Misalnya, produk air mineral untuk mengatasi masalah haus, dehidrasi, kekurangan cairan, kebutuhan tubuh, dan sebagainya. 

Kamu harus punya pemahaman yang mendalam tentang untuk apa dan untuk siapa produk tersebut akan berguna. Jadi, intinya adalah bagaimana produk kamu dapat menjawab ‘kenapa’, ‘siapa’, dan ‘bagaimana’ dengan sempurna dalam sudut pandang konsumen. 

3. Rancangan Strategi Pasar

Buat strategi pasar dari komponen berikut ini:

  • Produk: Produk apa yang akan kamu jual.
  • Harga: Hitung harga jual, margin keuntungan, biaya pemasaran, dll.
  • Tempat: Di mana kamu ingin menjual, lokasi toko, marketplace, atau bisnis online
  • Promosi: Goal apa yang ingin dicapai dan bisa diupayakan dengan promosi.
  • Orang: Kepada siapa atau target pasar kamu. 

Selanjutnya, kamu dapat memulai bisnis dengan berbagai jenis marketing strategy, seperti sosial media, content marketing, digital marketing, strategi SEO  (Search Engine Optimization), dan sebagainya. 

4. Kerja Sama dengan Tim yang Solid

Membutuhkan tim marketing yang solid dan paham akan visi dan misi peluncuran produk baru ini. Semua tim yang terlibat harus mengoptimalkan komunikasi, diskusi, kerja sama, mencari gagasan, dan memecahkan masalah dengan profesional.

5. Pahami Siapa Kompetitor dan Apa Keunggulan Produk Kamu 

Tips launching produk selanjutnya dengan menganalisis kompetitor. Bagaimana produk mereka, kualitasnya, harganya, kemasan produknya, pencapaiannya, hingga strategi promosi apa yang mereka lakukan. 

Kemudian, kamu harus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas produk kamu agar lebih unggul lagi. Bila kamu hanya merilis produk yang kurang atau menawarkan hal yang sama saja dengan kompetitor, konsumen cenderung tidak akan tertarik.

6. Pilih Waktu Launching Terbaik

Jangan terburu-buru mengeluarkan produk baru, terutama bila produk kamu belum siap rilis karena satu dan lain hal. 

Sebelum meluncurkan dan mempromosikan produk baru, kamu harus memastikan konsumen yang ada saat ini puas dengan penawaran produk yang sebelumnya.

Selain itu, manfaatkan momen dan tren. Misalnya, launching produk busana muslim setidaknya 1-2 bulan sebelum bulan Ramadan. 

7. Pikirkan Strategi Kampanye Produk

Buat kampanye promosi produk yang komprehensif untuk meningkatkan minat target konsumen pada produk baru dari brand kamu. Ada banyak jenis strategi kampanye produk, termasuk:

  • Promo launching produk.
  • Memberikan diskon, voucher, atau cashback
  • Promosi beli 1 gratis 1 atau produk bundling
  • Tawarkan gratis ongkir untuk pembelian online.
  • Giveaway di media sosial.
  • Beri garansi produk. 

Ada banyak lagi cara promosi yang menarik yang bisa kamu coba dan harus mengikuti tren. 

8. Buat Konten Promosi Menarik

Luncurkan berbagai konten menarik, terutama dengan branding di media sosial. Ini akan membantu kamu untuk menjangkau audiens yang tertarget, dan juga lebih luas lagi. 

Buat konten informatif, keunggulan produk, interaksi dengan konsumen, kerja sama dengan content creator, dan berbeda. Bisa ikuti tren, namun harus tetap unik. 

9. Beri Audiens Tester, Percobaan, atau Demo Gratis

Tips launching produk selanjutnya dengan memberi audiens tester atau sampel gratis.

Tujuannya untuk memperkenalkan produk dan memberikan konsumen kesempatan untuk mencobanya tanpa paksaan untuk membeli produk itu. Kamu juga ingin mereka mengalaminya sendiri untuk melihat cara kerja produk itu.

10. Tampilkan Testimoni Pelanggan

Calon konsumen ingin bukti dari konsumen lain yang telah mencoba produk itu. Dalam minggu-minggu menjelang peluncuran produk atau segera setelahnya, mulai unggah testimoni dari konsumen pertama atau influencers yang telah mencoba produknya. 

Ini akan memberi pengaruh positif dan keyakinan bagi calon konsumen untuk ikut mencoba produknya. Audiens mungkin tidak percaya pada setiap iklan yang dipasang, namun mereka cenderung percaya testimoni anta konsumen asli. 

Selain di media sosial, kamu bisa mempublish testimoni pelanggan di merchant online kamu, sekaligus meluncurkan dan mempromosikan produk baru. Ini akan memudahkan audiens mencari informasi lebih lanjut tentang deskripsi produk, harga, di mana bisa membeli, dan sebagainya.

Jangan khawatir bila belum punya merchant online, kamu bisa bergabung bersama Praktisidigital. Praktisidigital menyediakan merchant online gratis dengan berbagai desain yang bisa kamu pilih sesuai dengan ciri khas brand kamu. 

Cara mengaturnya juga tidak sulit, loh. Yuk, pelajari lebih lanjut tentang cara daftar merchant online melalui Praktisidigital di sini!

11. Analisis Strategi Pemasaran

Setelah meluncurkan produk, mulai analisis bagaimana strategi branding dan pemasaran kemarin bekerja. Kamu harus bersiap untuk melancarkan strategi penjualan dan promosi lainnya. 

Itulah beberapa tips launching produk. Ini bukan pekerjaan semalam jadi harus dipersiapkan dengan matang. Setelah launching, tantangan bisnis selanjutnya akan lebih besar.