Strategi Branding di Instagram untuk Online Sellers


Instagram kini telah menjadi platform bisnis online yang sangat digandrungi. Lebih dari 80 persen penggunanya mengikuti akun bisnis di platform media sosial milik Facebook tersebut. Ini berarti terdapat lebih dari 560 juta pengguna di Instagram di seluruh dunia yang bisa dijadikan calon customer.

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk memaksimalkan bisnis online Anda di Instagram dengan menciptakan branding yang jitu. Langkah-langkah ini dapat diterapkan agar bisnis Anda bisa menjangkau lebih banyak orang, dan pada akhirnya, menghasilkan lebih banyak keuntungan. Mari disimak!

Ciptakan konten berkualitas

Hal pertama yang terpenting dan harus Anda lakukan adalah menciptakan konten berkualitas. Orang tidak akan tertarik mengikuti akun Anda bila isinya tidak menarik. Anda bisa  mendapatkan inspirasi dan referensi konten dari akun-akun lain yang menurut Anda bagus. Biasakan untuk mengambil screenshot setiap post yang menarik perhatian Anda untuk dijadikan referensi.

Jaga konsistensi brand

Brand lebih dari sekadar nama dan logo. Brand berhubungan dengan semua aspek yang Anda gunakan, mulai dari gaya gambar atau foto, gaya penulisan caption, seberapa sering Anda posting, dan masih banyak lagi.

Vans menjaga konsistensi brand-nya dengan menyajikan foto-foto yang berkaitan erat dengan imejnya, yaitu muda dan aktif.

Jika Anda berhasil menyajikan konten yang unik dengan konsisten, brand awareness produk Anda akan cepat meningkat.

Cari tahu waktu posting terbaik

Salah satu kunci keberhasilan di Instagram adalah menyajikan konten dengan rajin dan konsisten. Namun, ada satu hal penting yang harus Anda ingat: posting harus rutin tapi jangan mengganggu pengikut Anda dengan update yang berlebihan. Anda bisa melakukan tes terlebih dulu di beberapa waktu yang berbeda dan lihat hasilnya. Mana post yang memiliki engagement (atau keterlibatan dengan pengguna—bisa berupa likes atau komentar) paling tinggi.

BACA JUGA :  Maksimalkan Potensi MiniShop Melalui Media Sosial

Meskipun begitu, menjaga konsistensi posting ini cukup sulit karena Anda juga butuh waktu untuk mengurus aspek lain bisnis Anda. Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfaatkan aplikasi manajemen media sosial seperti Buffer atau Sprout Social. Anda cukup menyiapkan konten sebelumnya, kemudian gunakan salah satu aplikasi tersebut untuk menjadwalkan waktu posting-nya.

Buat panduan gaya Instagram Anda

Akun Instagram sebuah brand sebaiknya memiliki gaya tersendiri sebagai ciri khas dan untuk membedakan dengan brand lain.

Cobalah membuat sebuah panduan mengenai post Instagram Anda. Apakah Anda mau menggunakan emoji di caption post Anda? Apakah Anda ingin menggunakan bahasa formal atau informal untuk penulisan caption? Apakah Anda ingin menggunakan ilustrasi atau foto untuk post Anda? Panduan gaya ini akan membuat akun Instagram Anda memiliki ciri khas, konsisten, dan mudah diingat.

Visual yang konsisten

Sebuah laporan dari Sprout Social mengatakan bahwa 60% dari brand terkenal di Instagram menggunakan filter yang sama pada setiap post. Dengan menggunakan filter yang sama di semua foto Anda, akun Instagram Bisnis Anda akan memiliki sebuah gaya dan ciri khas yang mudah dikenali oleh pengikut Anda. Semakin mudah dikenali foto Anda, semakin besar kemungkinan pengikut Anda akan menekan like dan meninggalkan komentar.

Sensatia Botanicals, produk perawatan wajah dari Bali, konsisten menggunakan filter warna bernuansa earth untuk menggambarkan produknya yang ramah lingkungan dan natural.
Brand kosmetik MAC menggunakan warna-warna menyolok untuk foto-fotonya, sesuai dengan imej produknya yang bold dan playful.

Instagram memiliki 40 jenis filter yang bisa Anda pilih. Menurut Canva, yang terpopuler hingga hari ini adalah Clarendon, tetapi Anda bisa mencoba satu per satu untuk menemukan yang menurut Anda cocok dengan brand dan produk Anda. Anda juga bisa menggunakan aplikasi seperti VSCO dan Adobe Lightroom untuk mengedit foto Anda. Kedua aplikasi ini menyediakan filter dan opsi editing yang bisa membantu Anda menemukan gaya yang sesuai dengan brand Anda.

BACA JUGA :  Facebook Pixel: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaat

Pilih objek yang ingin Anda tampilkan

Secara visual, Anda perlu menentukan konten apa yang ingin Anda jadikan fokus dari akun Anda. Tentunya, jika Anda menjual baju, foto-foto yang akan Anda unggah di akun Instagram Bisnis Anda adalah foto-foto baju.

Jika Anda memiliki restoran, tentunya Anda akan mengunggah gambar-gambar makanan dari restoran Anda.

Tapi, tentu saja sesekali Anda boleh mengunggah gambar yang mungkin tidak terkait dengan bisnis Anda, tetapi bisa menjadi post menarik untuk pengikut Anda.

Misalnya foto staf bisnis Anda untuk menjadikan profil Anda menjadi lebih personal.

Jangan sepelekan caption

Instagram memang berfokus pada konten visual, tetapi jangan abaikan caption yang menyertai setiap foto.

https://www.instagram.com/p/BrwobGiHayA/

Caption memberikan peluang besar bagi bisnis Anda untuk menceritakan sebuah kisah, memberikan konteksnya, dan bahkan menghibur pengikut Anda.

Gunakan multiple photos

Anda bisa memasukkan hingga sepuluh foto dan video ke sebuah post. Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk menggeser dan melihat setiap konten secara individual.

https://www.instagram.com/p/BsqbF0bBt6v/

Anda dapat menggunakan fitur ini untuk menggabungkan foto dan video agar kisah dan informasi yang Anda sajikan terasa lebih menarik.

Manfaatkan Instagram Story

Instagram Story telah mengumpulkan rata-rata 400 juta pengguna harian. Angka yang fantastis in dapat menjadi bukti bahwa bisnis online Anda harus bisa memanfaatkan fitur Instagram Story untuk ajang promosi.