12 Jenis Marketing Campaign Efektif untuk Promosi Bisnis


Ada banyak jenis marketing campaign yang dapat dilakukan sebuah brand untuk meningkatkan performa bisnis. Ada yang dibedakan berdasarkan platform yang digunakan dan ada yang dibedakan berdasarkan tujuan utamanya. Meskipun begitu, semua kampanye ini merupakan bagian dari strategi marketing untuk mengembangkan bisnis.

Jenis Marketing Campaign

Berikut adalah berbagai jenis kampanye pemasaran yang bisa dijalani oleh sebuah brand:

1. Brand Awareness Campaign

Brand awareness adalah kesadaran masyarakat tentang keberadaan suatu brand. Bukan sekadar mengetahui bahwa nama sebuah brand itu ada, masyarakat yang aware terhadap sebuah brand akan mengetahui apa yang ditawarkan oleh brand tersebut.

Kampanye jenis ini memiliki satu tujuan, yaitu untuk membuat sebanyak mungkin orang aware tentang brand tersebut, apa yang dijualnya, dan apa keunggulannya. Banyak orang yang mungkin berpikir bahwa kampanye jenis ini cocok untuk dilaksanakan oleh brand yang baru diluncurkan. Hal ini memang tidak salah.

Meskipun begitu, kampanye jenis ini sebaiknya tidak berhenti saat sebuah brand merasa sudah cukup lama. Brand harus terus melakukan kampanye jenis ini karena akan selalu ada audiens baru yang baru mengenal brand tersebut.

2. Rebranding Campaign

Zaman akan selalu berubah dan ini membuat para pelaku bisnis harus terus dapat berinovasi dengan produknya.

Ketika kita menjual produk yang selalu dibutuhkan tanpa mengenal sebuah tren, brand tersebut tetap harus melakukan peningkatan pada produk tersebut. Misalnya dengan meningkatkan kualitas produk, menambahkan fitur baru, atau memperbarui packaging produk sebagai upaya modernisasi.

Apabila kampanye marketing jenis ini sukses, bukan hanya pelanggan lama yang akan semakin meningkat minat belinya, tapi bisa juga ada pelanggan baru yang juga akan tertarik dengan hal baru yang ditawarkan oleh brand ini.

3. Kampanye Peluncuran Produk

Jenis selanjutnya adalah product launch marketing campaign atau kampanye yang dilakukan untuk memperkenalkan produk baru dari sebuah brand. Kampanye peluncuran produk yang baik akan dapat membuat audiens tertarik bahkan sebelum produk itu diluncurkan.

Cara menerapkannya bisa dengan memberikan harga khusus untuk pre-order produk tersebut. Brand juga bisa menawarkan reward khusus untuk calon pelanggan yang bisa mengajak sebanyak mungkin temannya untuk ikut melakukan pre-order juga.   

4. User-Generated Content (UGC) Marketing Campaign

User-Generated Content (UGC) adalah semua konten, termasuk gambar, teks, video, yang berasal dari pengguna produk.

Cara yang satu ini adalah salah satu cara yang ampuh untuk memasarkan produk. Sebuah ulasan dari pelanggan yang sudah lebih dulu menggunakan produk bisa membuat calon pelanggan percaya akan kualitas produk.

Salah satu cara menerapkan campaign ini adalah dengan mengajak pengguna lama untuk membagikan pengalamannya dalam menggunakan produk lewat media sosial lalu men-tag media sosial brand tersebut dan juga dengan menambahkan beberapa hastag sesuai campaign.

5. Search Engine Marketing Campaign

Jenis marketing campaign yang satu ini menargetkan audiens yang menggunakan search engine untuk mencari sesuatu yang dibutuhkannya.

Penggunaan SEM ini artinya kita menargetkan website brand kita untuk muncul di halaman pertama pencarian melalui sebuah iklan berbayar atau lebih khususnya Google Ads.

Campaign yang satu ini menjadi salah satu pilihan yang efektif untuk menarik pelanggan untuk mengunjungi website kita dan untuk menaikkan traffic dari website itu sendiri.

6. SEO Campaign

Selain kampanye SEM, ada juga Search Engine Optimization (SEO) yang juga menargetkan pengguna search engine. Bedanya adalah SEO digunakan untuk meningkatkan traffic website secara organik, tidak menggunakan iklan berbayar.

Kedua kampanye ini bisa saja dilakukan berbarengan. Ini bergantung pada jenis bisnis yang akan dipromosikan. Selain itu, perlu diperhatikan juga pilihan keyword dan search intent dari audiens.

SEO juga membutuhkan waktu lama agar konten dapat naik ke halaman pertama mesin pencarian. Meskipun begitu, keduanya tetap bisa menjadi campaign yang efektif, hanya perlu disesuaikan dengan jenis bisnis dan tujuan campaign-nya saja.

7. Social Media Marketing Campaign

Semua kampanye yang dilakukan di media sosial termasuk ke dalam social media marketing campaign. Jenis media sosial yang digunakan juga beragam mulai dari Instagram, Facebook, Twitter, hingga TikTok.

Setiap brand juga bisa memilih apakah ingin melakukan campaign dan meningkatkan engagement secara organik atau dengan bantuan iklan berbayar.

Tujuan kampanye melalui media sosial juga beragam, mulai dari meningkatkan awareness hingga memberikan urgensi untuk pelanggan untuk segera menyelesaikan transaksi.

8. Email Marketing

Media lain yang tidak kalah bagus untuk marketing campaign adalah email. Biasanya melalui email, brand bisa mengingatkan audiens tentang produk terbaru, promo yang sedang berjalan, atau bahkan event yang akan digelar dalam waktu dekat.

Selain itu, banyak juga brand yang menggunakan email untuk tetap menjaga komunikasi dengan baik dengan pelanggannya.

9. Referral Marketing Campaign

Jenis marketing campaign ini memang sudah diterapkan oleh banyak brand dan memang termasuk kampanye yang ampuh untuk mengakuisisi pelanggan. Mendapatkan rekomendasi produk atau brand dari orang terdekat memang bisa membuat kita lebih mudah percaya, apalagi jika mendapatkan reward dari program referral ini.

Biasanya ketika brand meluncurkan produk baru, pelanggan akan diajak untuk mempromosikan produk tersebut dengan cara membagikan kode referral. Nantinya setiap kode yang dipakai akan ditukarkan dengan reward yang akan didapatkan oleh pelanggan baru maupun si pemberi kode.

10. Conversational Marketing Campaign

Pernah melihat pop up percakapan yang tiba-tiba muncul ketika masuk ke dalam sebuah website?

Ternyata ini merupakan bentuk dari conversational marketing campaign. Ini bisa membantu pelanggan yang masuk ke sebuah website agar tidak bingung dengan apa yang dicari.

Cara yang satu ini juga sangat ampuh untuk menjalin hubungan yang lebih personal dengan pelanggan maupun calon pelanggan. Ingat bahwa memahami pelanggan lebih dalam merupakan hal yang baik untuk mengembangkan sebuah bisnis.

11. Influencer Marketing Campaign

Tidak bisa dipungkiri memang peran influencer cukup besar dalam dunia digital marketing. Banyak bisnis yang mengandalkan tipe marketing campaign satu ini sebagai strategi utamanya untuk memasarkan produk.

Tentunya dalam memilih influencer ini tidak dapat sembarangan. Kamu harus memilih influencer yang followers-nya relevan dengan target pasarmu.

12. Video Marketing Campaign

Jenis marketing campaign yang satu ini bisa dieksekusi di YouTube, atau media sosial lain apabila durasinya pendek.

Ada banyak jenis video juga yang bisa dibuat sebuah brand untuk menarik perhatian audiens. Misalnya dengan membuat iklan seperti yang umum tayang di televisi, mengikuti challenge yang sedang viral di media sosial, hingga membuat film pendek.

Itu dia berbagai tipe marketing campaign yang bisa kamu pilih untuk mempromosikan brand kamu. Ternyata ada banyak media yang bisa digunakan dan ini bisa disesuaikan dengan jenis produk yang kamu tawarkan. Semoga informasi ini bermanfaat!

Jualan online bisa semakin meningkatkan dengan berjualan lewat website. Selain meningkatkan kredibilitas brand, ini juga bisa memudahkan transaksi kamu dan pembeli. Yuk, buat website toko online kamu sekarang juga gratis lewat Praktisidigital!