9 Tips Bisnis Toko Perlengkapan Olahraga (Cara Mulai)


Bisnis toko perlengkapan olahraga tentunya tidak pernah sepi. Alasannya tentu karena semakin banyak orang yang mulai menyadari betapa manfaat olahraga bagi kesehatan. Tidak sedikit juga orang yang menjadikan olahraga sebagai hobi. Jadi, apakah kamu juga tertarik dengan bisnis satu ini?

Tips Bisnis Toko Perlengkapan Olahraga

Apabila kamu berniat untuk terjun ke bisnis perlengkapan olahraga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Lakukan Riset Pasar

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memulai sebuah bisnis adalah melakukan riset pasar. Coba lihat ke beberapa toko serupa untuk melihat pola bisnisnya sekaligus melihat apa yang sedang tren di bidang bisnis ini.

Selain datang langsung, cek juga secara online untuk mengetahui seberapa aktif toko tersebut dalam pemasaran online. Jika memang ingin fokus pada toko online, kamu juga bisa melakukan riset pasar khusus toko alat olahraga online.

2. Buat Perencanaan Bisnis

Mulai buat business plan atau perencanaan bisnis toko perlengkapan olahraga yang akan dibuat.

Bentuk bisnis yang akan dijalani sudah mulai harus ditentukan di sini. Misalnya ingin fokus menjual perlengkapan olahraga yang dibutuhkan anak sekolah atau fokus pada perlengkapan olahraga berupa sepatu dan baju olahraga.

Semua tentang bisnis, termasuk brand toko, strategi pemasaran, hingga rencana anggaran akan tersusun dalam perencanaan bisnis ini. Selain sebagai pedoman dalam menjalani bisnis, business plan ini juga bisa diperlukan untuk mencari investor.

BACA JUGA :  14 Cara Jualan Online di WhatsApp agar Banyak Pembeli

3. Cari Lokasi Strategis

Hal terpenting yaitu menentukan lokasi yang strategis. Selain memilih tempat yang ramai dan mudah dijangkau, pertimbangkan juga jarak dengan toko olahraga lainnya.

Usahakan untuk mencari tempat di mana memang belum tersedia toko serupa, tapi dekat dengan area kebugaran atau sarana olahraga lainnya. Khusus untuk toko online-nya, platform apa saja yang akan digunakan untuk berjualan juga perlu dipertimbangkan.

4. Siapkan Modal

Buka toko offline tentu membutuhkan modal untuk tempat, stok awal barang, dan biaya operasional lainnya. Apabila membuka toko online, kamu bisa menghemat biaya tempat, bahkan bisa juga mengeluarkan modal jauh lebih kecil.

Pilihan ini pada dasarnya bergantung pada kemampuan masing-masing. Modal juga tidak harus dikeluarkan dari kantong pribadi. Bisnis yang perencanaannya matang dan memang dianggap potensial akan bisa mendapatkan investor atau mendapat pinjaman dari berbagai sumber.

Apabila ingin menggunakan pinjaman modal, tentu juga harus disesuaikan dengan kemampuan. Jangan sampai mengambil pinjaman yang terlalu besar dan nantinya justru menyusahkan dan menghambat bisnis.

5. Desain Toko Harus Sporty

Desain toko perlengkapan olahraga tentunya harus bernuansa sporty. Apabila memungkinkan, cobalah buat konsep di mana pembeli dapat mencoba beberapa produk secara langsung.

Tentunya pengalaman yang diberikan pada pelanggan tersebut akan dapat meningkatkan minat pelanggan untuk membeli produk dan juga menjadi daya tarik toko kamu sendiri.

6. Ikuti Tren

Setiap pelaku bisnis harus selalu melihat pada tren. Bukan hanya dalam hal produk, tapi strategi pemasaran juga harus mengikuti tren. Khusus tren dalam dunia olahraga, bisa juga terkait dengan event olahraga yang sedang berlangsung.

Tentunya akan ada produk yang bisa laku sepanjang tahun dan ada juga produk yang akan lebih diminati pada periode waktu tertentu. Seorang pelaku bisnis harus dapat menyediakan keduanya jika ingin bisnisnya terus berjalan.

BACA JUGA :  Perbedaan SEO dan SEM dalam Digital Marketing

7. Pilih SDM dengan Baik

Bukan merupakan hal yang wajib, tapi akan lebih baik untuk memilih karyawan yang sudah memiliki pengalaman dalam bisnis perlengkapan olahraga atau yang memang seorang sport enthusiast.

Terutama untuk bagian store manager atau bagian yang berinteraksi langsung dengan pelanggan. Sebelum membeli tentu ada kalanya pembeli akan bertanya banyak hal tentang produk. Selain bisa menjelaskan tentang produk sejelas mungkin, tentu dibutuhkan juga orang yang memiliki kemampuan sales untuk posisi ini.

8. Optimalkan Media Sosial

Media sosial tidak hanya penting untuk yang berjualan online, tapi juga untuk toko perlengkapan olahraga offline. Promosi melalui media sosial ini akan membantu calon pelanggan lebih mudah dalam menemukan tokomu. 

Saat ini pendekatan dengan pelanggan melalui media sosial juga merupakan salah satu yang paling ampuh. Cara komunikasi yang baik bisa membuat pelanggan menganggap brand sebagai teman. Hal ini tentu sangat baik untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dan untuk mendapatkan pelanggan yang loyal.

Biasanya konten media sosial ini berupa tips, informasi tentang produk terbaru yang tersedia di tokomu, hingga informasi diskon. Kamu juga bisa mengisi kontennya dengan berbagai update terbaru di dunia olahraga. 

9. Buat Website untuk Toko Online

Meskipun fokus utama yang dipilih adalah berjualan secara langsung, tapi jangan lewatkan juga kesempatan untuk dapat berjualan secara online. Tak dapat dipungkiri memang saat ini semakin banyak orang memilih berbelanja online karena berbagai kemudahannya.

Toko perlengkapan olahraga online juga semakin banyak jumlahnya. Salah satu cara mudah untuk berjualan online adalah dengan melalui website bisnismu sendiri. 

Selain keberadaan website ini meningkatkan kredibilitas toko, pelanggan yang dijangkau juga jadi lebih luas. Tentunya ada juga berbagai kemudahan transaksi melalui website resmi toko.

BACA JUGA :  12 Cara Memulai Bisnis Baju Tidur (Piyama) bagi Pemula

Bingung caranya membuat website toko online karena tak punya kemampuan coding dan budget yang terbatas. Tak perlu khawatir! Kamu bisa membuat website bisnismu dengan praktis dan tanpa biaya apa pun di Praktisidigital. Yuk, buat sekarang juga dan mulai pasarkan produkmu!