10 Kesalahan Bisnis Online yang Sering Terjadi, Hindari!


Jangan lakukan kesalahan bisnis online berikut ini agar tidak gagal. Dunia digital membuka kesempatan untuk mengembangkan bisnis, namun tetap dibutuhkan strategi dan ilmu bisnis yang harus diterapkan. 

Kesalahan Bisnis Online yang Harus Dihindari

Ada banyak kemudahan dan keuntungan bisnis online, seperti jangkauan bisnis yang lebih luas, bisa memulai bisnis dengan biaya terjangkau, dan kesempatan yang tidak terbatas. 

Meski begitu, jangan berpikir memulai bisnis online itu mudah. Seperti semua tipe bisnis, bisnis online juga butuh perjuangan yang besar, strategi, rencana, pembelajaran, dan hal-hal di antaranya. 

Jangan sampai kamu melakukan daftar kesalahan bisnis online yang kerap terjadi berikut ini:

1. Tidak Punya Rencana Bisnis yang Matang

Kamu tidak perlu memiliki rencana bisnis formal dan rumit, tapi tetap memerlukan rencana. 

Setidaknya, kamu perlu memahami:

  • Apa yang kamu jual?
  • Siapa target pelanggan kamu?
  • Siapa kompetitor kamu dan bagaimana mereka menjalankan bisnisnya?
  • Bagaimana strategi bisnis akan dijalankan?
  • Bagaimana strategi marketing

Bila tanpa rencana sama sekali, kamu akan bingung sendiri bagaimana cara menjalankan bisnis.

2. Terlalu Banyak ‘Bakar Uang’

Ada risiko bisnis online di mana kamu bisa kehabisan uang sebelum bisnis itu bisa menghasilkan uang dan profit.

BACA JUGA :  11 Cara Bisnis Katering Rumahan untuk Pemula Modal Kecil

Misalnya, terlalu banyak menghabiskan uang untuk kebutuhan promosi di awal tanpa memikirkan rencana bisnis ke depan. Tidak mampu mengubah promosi jadi konversi. 

3. Tidak Menentukan Target Audiens

Pahami bawah produk atau layanan yang kamu coba tawarkan tidak untuk semua orang. Maka dari itu, kamu perlu cari tahu siapa target pelanggan yang ideal dengan bisnis kamu. 

Misalnya, kamu jual susu hamil maka sudah jelas target pelanggan kamu adalah ibu hamil atau suami yang istrinya sedang hamil. Tidak relevan dan tidak akan laku bila kamu tawarkan susu hamil ke wanita yang tidak hamil atau pria lajang. 

Secara umum, itulah tujuan dari menentukan segmentasi pasar sehingga kamu punya kesempatan untuk memasarkan produk/layanan kepada mereka yang membutuhkan. 

4. Tidak Memilih Mental Pengusaha

Jangan menganggap tantangan bisnis online lebih kecil dari bisnis konvensional. Bagaimana pun, seseorang harus sudah memiliki mental pengusaha dan terus mempelajarinya. 

Di antaranya, memiliki ketangguhan, percaya diri, tanggung jawab, cerdas, dan pantang menyerah. Ini akan membentuk pola pikir dan tindakan dalam mengambil keputusan dan strategi bisnis. 

5. Tidak Memahami Platform

Bisnis online memiliki banyak platform, masing-masing mungkin punya treatment dan pendekatan berbeda. 

Kamu harus membangun audiens sesuai dengan platform tersebut. Misalnya:

  • Facebook dan Pinterest cenderung lebih baik untuk penjualan produk.
  • LinkedIn adalah media yang tepat untuk membangun kepribadian dan citra bisnis. 
  • Instagram bisa dijadikan media untuk mengembangkan brand awareness, meski bisa buat transaksi penjualan juga sekarang. 
  • Blog bukan bisnis. Blog adalah platform untuk berbagi ide. Serta membantu brand terhubung dengan orang-orang dan menumbuhkan audiens. Sama halnya dengan Podcast, YouTube, atau platform lain yang kamu gunakan untuk berbagi konten gratis. 
BACA JUGA :  15 Sumber Ide Bisnis Sebelum Mulai Usaha Potensial

Lalu di mana platform yang tepat untuk bisnis online? Kamu bisa buat toko online melalui Praktisidigital! 

Praktisidigital adalah platform solusi e-commerce tercanggih di Indonesia, yang menyediakan berbagai fitur lengkap untuk menyukseskan transaksi bisnis online. 

Ini termasuk termasuk integrasi dengan logistik, opsi pembayaran digital, 100++ template website premium siap pakai, sistem manajemen order, dan perangkat digital marketing yang komprehensif.

Intinya, kamu bisa punya toko online profesional untuk melancarkan kegiatan bisnis online kamu. Pendaftarannya juga mudah dan gratis.

6. Menyelesaikan Masalah yang Tidak Ada

Satu dari kesalahan bisnis online adalah produk atau layanan yang ditawarkan tidak bisa menyelesaikan masalah yang berarti. 

Pada dasarnya, tujuan bisnis adalah untuk membantu orang menyelesaikan masalah mereka dengan produk atau layanan tersebut. 

Mungkin saja ide produk atau ide layanan itu terdengar sangat keren, tapi buat apa bila tidak berguna untuk masyarakat?

Bisnis akan gagal karena tidak ada yang membutuhkan solusi tersebut. 

7. Fokus pada Hal Kecil, Melewatkan Rencana Besar

Pebisnis pemula sering terjebak pada satu detail saja. Misalnya, memikirkan logo brand sendirian selama berhari-hari hingga dia lupa memantapkan strategi bisnis lainnya. 

Padahal, dia bisa meminta bantuan pada desainer untuk menyelesaikannya atau mendapat saran terbaik. 

8. Manajemen Keuangan yang Buruk 

Steve Tobak, pendiri Invisor Consulting, sebuah firma strategi bisnis, dan penulis buku Real Leaders Don’t Follow: Being Extraordinary in the Age of the Entrepreneur memberi tips bisnis, “Ketahui berapa banyak uang tunai yang kamu miliki untuk menjalankan bisnis, berapa tingkat pengeluaran, dan pastikan kamu memiliki rencana untuk mencoba mendapatkan lebih banyak penghasilan sebelum kehabisan modal.” 

Seringkali pemilik bisnis baru mencari modal tambahan ketika sudah terlambat. Maka dari itu, perlu membuat perencanaan keuangan yang tepat dari awal.

BACA JUGA :  Apa yang Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang 2020?

9. Tidak Tertarik pada Inti Bisnis Sendiri

Banyak orang yang memulai bisnis bukan hanya untuk menghasilkan keuntungan besar, namun karena dia juga bersemangat tentang produk atau layanan yang mereka ciptakan. 

Dengan begitu, dia akan kerja keras dan terus belajar. Memulai bisnis online memang membutuhkan dedikasi tinggi. 

Jika seseorang tidak bersemangat dan peduli pada inti bisnisnya sendiri, maka proses belajar mungkin terasa seperti pekerjaan yang berat. 

10. Berpikir Mendapatkan Uang Instan 

Ada banyak cerita sukses pebisnis online yang mungkin membuat kita berpikir bisa menghasilkan uang instan dengan cara yang sama. 

Padahal, sama seperti semua kesuksesan di dunia ini, semua itu pasti butuh proses, perjuangan, strategi, dan pembelajaran yang sama sekali tidak cepat. 

Faktor Lain Kesalahan Jualan Online yang Kerap Terjadi 

Daftar kesalahan kesalahan bisnis online lainnya yang harus dihindari: 

  • Mengabaikan testimoni negatif.
  • Tidak memulai juga.
  • Tidak kerja sama.
  • Terlalu banyak berpikir dan tidak mencoba.
  • Tidak benar-benar mendengarkan pelanggan.
  • Mengabaikan ketentuan hukum.
  • Menyerah sebelum memulai. 
  • Tidak memahami branding vs marketing.
  • Tidak menerapkan mobile marketing dengan tepat. 
  • Tidak cukup unik. 
  • Tidak kompetitif.
  • Menetapkan ekspektasi tidak masuk akal.

Itulah beberapa pembahasan tentang kesalahan jualan online yang paling umum terjadi. Kamu bisa belajar bisnis dari ahlinya di Praktisidigital Business Academy agar bisa menjalankan bisnis dengan tepat.

Jika sudah siap berbisnis, segera siapkan website toko online pribadi. Kamu bisa buat toko online siap pakai melalui Praktisidigital!