10 Mitos Bisnis dan Kebenarannya yang Perlu Diketahui


Ada banyak mitos bisnis yang sebaiknya tidak kamu percaya karena hal ini justru bisa menghambat kamu dalam menjalankan usaha. Meskipun banyak dipercaya, tidak kemudian membuat suatu pernyataan itu benar. Kenyataan yang ditemui oleh setiap pebisnis juga tentunya dapat berbeda-beda.

Mitos Bisnis yang Banyak Dipercaya

Ketika menjalankan bisnis, ada banyak teori yang bisa diterapkan untuk mendapatkan kesuksesan, ada juga hal yang sebaiknya dihindari karena ternyata hanya mitos belaka. Berikut adalah berbagai mitos yang sebaiknya tidak kamu percaya:

1. Pemilik Bisnis adalah Bosnya

Pemilik bisnis adalah bosnya dan segala keputusan harus sesuai dengan keinginannya? Hal ini ternyata tidak benar. Pelanggan adalah bos yang sebenarnya dan bisnis kamu sudah seharusnya hadir sebagai solusi dari permasalahan mereka.

Meskipun pelanggan tidak selalu benar, tapi tidak mendengarkan pelanggan juga merupakan hal yang salah. Cobalah untuk selalu mendengarkan pelanggan dan ambil hal-hal yang bisa mendukung pertumbuhan bisnis kamu.

2. Harus Bekerja 24 Jam

Bekerja 24 jam dalam 7 hari tidak dapat membuat bisnis lebih berhasil. Di sisi lain, salah juga apabila kamu berpikir bahwa ketika berbisnis, waktu luangmu akan semakin banyak. Pada dasarnya berbisnis tidak berbeda jauh dengan bekerja sebagai karyawan. Memang kadang pebisnis justru menghabiskan waktu lebih banyak daripada karyawan, tapi bukan berarti juga kamu harus bekerja setiap saat.

Pada dasarnya apa pun pekerjaan yang kamu jalani, work-life balance itu tetap penting untuk kamu perhatikan. Coba sisihkan jumlah jam wajar kerja per hari dan jumlah hari kerja per minggu. Sama halnya seperti bekerja di kantor, cobalah untuk konsisten dengan jam dan hari kerja yang sudah kamu tentukan tersebut. Sangat penting untuk seorang pebisnis dapat belajar memanfaatkan waktu kerjanya secara efisien.

3. Pembeli Hanya Tertarik dengan Harga Murah

Mitos bisnis selanjutnya yang banyak dipercaya adalah pembeli hanya tertarik dengan harga murah. Memang benar ada pelanggan yang tertarik dengan harga murah, tapi harga yang terlalu murah terkadang juga membuat sebagian orang ragu untuk membeli sebuah produk karena ragu akan kualitasnya. 

Selain itu, sebagian pelanggan juga lebih memilih pelayanan yang baik dibandingkan harga murah. Banyak orang yang tidak masalah membayar lebih mahal asalkan pengiriman cepat, ada jaminan keaslian produk, dan dilayani dengan ramah.

4. Harus Punya Uang untuk Bisnis

Uang adalah hal pertama yang harus kamu miliki ketika ingin membangun sebuah bisnis, hal ini sama sekali tidak benar. Hal pertama yang kamu miliki tentu saja adalah ide.

Modal uang bisa kamu dapatkan dari berbagai sumber lain, tidak harus kantong sendiri. Ketika kamu sudah memiliki konsep bisnis yang matang, kamu bisa dengan mudah mencari investor atau pinjaman yang bisa mendukung bisnis tersebut.

5. Mulai Bisnis di Waktu yang Tepat

Ukuran waktu yang tepat pada setiap orang dapat berbeda-beda sehingga pernyataan ini juga dapat dikatakan senagai mitos.

Pada dasarnya ketika kita bicara kapan harus memulai bisnis, jawaban yang paling tepat adalah selalu “sekarang juga”. Ya, tidak ada waktu yang tepat tapi waktu yang paling benar untuk memulai bisnis adalah secepat mungkin kamu bisa.

Belum punya ide? Cobalah untuk mencari ide tersebut dengan cara melihat-lihat yang ada di sekitarmu. Terhalang oleh modal? Mulailah susun proposal rencana bisnis yang bisa kamu tawarkan kepada investor.

6. Bisnis adalah Cara Terbaik Menjadi Kaya

Mitos bisnis selanjutnya menyatakan bahwa bisnis adalah cara terbaik menjadi kaya. Banyak orang yang berpikir bahwa ketika mereka berbisnis, mereka pasti akan menjadi kaya. Pada dasarnya ada banyak cara menjadi kaya, bisnis adalah salah satunya, tapi buka satu-satunya.

Ada banyak cara lain untuk menjadi kaya dan bisa jadi setiap orang memiliki cara terbaiknya masing-masing. Selain itu apabila kamu berbisnis namun tidak bisa mengelola keuangan dengan baik, tentunya impian untuk menjadi kaya juga akan lebih sulit terwujud.

7. Harus Selalu Ambil Risiko Besar

Bisnis memang identik dengan risiko, namun bukan berarti kamu harus mengambil risiko besar setiap saat. Justru mengambil risiko yang lebih kecil dapat membuat bisnis kamu bertahan lebih lama untuk menghadapi beberapa risiko-risiko lain ke depannya. Hal yang paling penting dilakukan adalah melakukan kalkulasi secermat mungkin sebelum mengambil sebuah risiko.

8. Pembeli akan Datang Sendiri

Pembeli tidak akan datang sendiri untuk membeli produkmu. Kamu yang harus mendatangi mereka dengan berbagai cara. Terkadang banyak penjual yang fokus untuk menciptakan produk terbaik, tapi melupakan proses distribusi dan marketing yang pada dasarnya sama pentingnya dengan proses produksi itu sendiri.

9. Produk adalah Segalanya

Poin ini masih terkait dengan poin sebelumnya yang menekankan pentingnya strategi pemasaran. Bisnis tidak terkait dengan produk saja, tapi juga strategi pemasaran hingga pelayanan.

Ingat bahwa yang bersaing adalah bisnismu secara keseluruhan, bukan hanya produknya saja. Jadi selain menciptakan produk dengan kualitas terbaik, jangan lupa juga untuk terapkan strategi marketing paling efektif dan berikan layanan terbaik juga untuk pelanggan.

10. Penjualan adalah Angka Terpenting

Semakin tinggi angka penjualan maka semakin sukses sebuah bisnis? Hal ini bisa jadi benar tapi bisa jadi juga salah, makanya pernyataan ini termasuk mitos bisnis.

Ini bisa jadi ukuran sehat atau tidaknya keuangan bisnis adalah cash flow atau arus kas, bukan angka penjualan. Apabila penjualan tinggi tapi arus kas berantakan dan ternyata mengalami kerugian, tentu ada hal yang perlu diperbaiki dari bisnis tersebut. 

Sudah tidak asing dengan berbagai pernyataan di atas? Jangan selalu menelan bulat-bulat semua hal yang kamu dengar tentang bisnis, tapi cari tahu juga penjelasan lengkap dan fakta sebenarnya!

Segera mulai kembangkan bisnis kamu dengan membuat website toko online. Kamu bisa buat website gratis di Praktisidigital. Hanya perlu isi data diri dan upload 3 produk, kamu sudah langsung siap berbisnis!