17 Tips Bisnis Frozen Food untuk Pemula Bermodal Kecil


Kini bisnis frozen food atau makanan beku semakin banyak diminati, sehingga tergolong menjanjikan. Kamu yang berjualan makanan ini sangat mungkin menjualnya secara online karena kini sudah banyak tersedia jasa pengiriman kilat. Tertarik memulai bisnisnya, tapi hanya punya modal kecil? Yuk, intip berbagai tipsnya!

Tips Bisnis Frozen Food untuk Pemula

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin berbisnis makanan beku agar cepat laku, yaitu:

1. Lakukan Riset

Hal pertama yang wajib dilakukan dalam jenis bisnis apa pun adalah melakukan riset. Kamu harus melihat lebih dulu produk apa yang laku di pasaran dan bagaimana para kompetitor menjalankan bisnis.

Riset ini akan membantu kamu mengetahui tentang seluk-beluk bisnis ini mulai dari modal, produksi, penyimpanan, hingga distribusi produk. Coba fokuskan riset pada bentuk bisnis yang kamu inginkan.

Apakah kamu ingin menjual produk yang sudah ada di pasaran atau ingin membuat brand sendiri?

2. Tentukan Produk yang Ingin Dijual

Cara bisnis frozen food selanjutnya adalah menentukan produk yang ingin dijual. Berikut beberapa jenis makanan beku yang bisa kamu pertimbangkan:

  • Makanan siap santap, makanan ini hanya perlu dipanaskan di microwave atau rice cooker sebelum disajikan. Contohnya seperti rendang frozen, opor ayam frozen, dll.
  • Makanan siap masak, makanan ini harus dimasak dengan cara digoreng, direbus, atau dikukus sebelum disajikan. Contohnya seperti sosis, nugget, dimsum, bakso, dll.
  • Makanan siap olah, jenis makanan mentah yang dijual dalam kondisi beku. Contohnya seperti daging ayam, daging, sapi, ikan dori, udang, dll.
  • Sayur dan buah beku.

Selain jenis yang disebutkan di atas, tentunya masih banyak lagi jenis makanan beku yang bisa kamu jual. Apabila berniat memproduksi sendiri, ada baiknya memilih salah satu jenis lebih dulu, baru selanjutnya kamu bisa mencoba produksi jenis yang lain.

Jika ingin menjadi reseller dari produk-produk yang sudah ada, kamu bisa langsung menjual beberapa jenis. 

3. Perhitungkan Modal

Selanjutnya yang harus dilakukan adalah menghitung modal yang dibutuhkan. Apabila ingin bekerja sama dengan vendor atau pemasok, pastikan pada pihak pemasok berapa banyak modal awal yang dibutuhkan untuk menjadi distributor produk tersebut.

BACA JUGA :  SEO On Page: Optimasi Halaman Website

Biasanya pemasok ini juga akan meminjamkan freezer untuk penyimpanan produknya. Jika ingin produksi sendiri, hitung dengan rinci biaya alat dan bahan produksi, biaya untuk penyimpanan, hingga biaya distribusinya.

Setelah tahu banyaknya modal yang diperlukan, kamu bisa menyiapkan modal ini dari kantong sendiri jika memang ada atau bisa mempertimbangkan pinjaman modal untuk bisnis yang kini banyak tersedia.

4. Cari Supplier

Supplier bahan baku akan kamu butuhkan apabila ingin melakukan produksi sendiri.

Pastikan bekerja sama dengan supplier yang bisa memberikan bahan baku kualitas terbaik dengan harga yang wajar. Bila perlu bekerja sama dengan lebih dari satu supplier agar kebutuhan tetap terpenuhi meskipun satu supplier sedang libur atau tidak memiliki bahan yang kamu butuhkan.

Apabila ingin bekerja sama dengan brand yang sudah ada, pastikan mendapatkan info terperinci mulai dari katalog produk, sistem kerja sama, dan keunggulan dari produk yang dijual. Pilihlah supplier yang profesional dan memiliki skema bisnis yang jelas.

5. Buat Produk yang Berbeda

Cobalah untuk menjual produk yang berbeda dan memiliki ciri khas.

Banyak makanan beku yang dikategorikan sebagai makanan tidak sehat atau bahkan junk food, kamu bisa memilih untuk menjual makanan beku yang lebih sehat sebagai daya tarik. Misalnya seperti frozen food bebas MSG, nugget dengan campuran sayuran, sayuran organik beku, dan lain sebagainya.

Kini produsen makanan beku semakin menjamur, sehingga kamu perlu memiliki ciri khas agar bisa bersaing di pasaran.

6. Tentukan Target Pasar

Tips bisnis frozen food selanjutnya adalah menentukan target pasar. Memang dalam sebuah bisnis, kamu harus memiliki target pasar yang jelas agar dapat menerapkan strategi marketing yang tepat.

Biasanya makanan beku ini dibutuhkan oleh orang yang ingin mengolah makanan dalam waktu yang singkat, misalnya seperti anak kost yang tinggal sendiri, ibu pekerja, atau ibu dengan anak banyak yang hanya punya waktu singkat untuk masak.

Intinya pilihan makanan beku ini hadir sebagai solusi untuk orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu untuk memasak.

7. Siapkan Penyimpanan yang Tepat

Salah satu keunggulan makanan beku adalah kamu dapat menyimpannya untuk waktu yang lama. Sayangnya jika penyimpanannya salah, justru makanan ini akan cepat rusak dan tentu akan membuat kamu rugi.

Makanan beku harus disimpan di plastik khusus makan beku yang tidak berpori dan harus divakum untuk mengeluarkan udara yang tersisa di dalamnya. Kamu juga harus memahami berapa suhu yang tepat dan berapa lama maksimal penyimpanannya karena setiap produk bisa berbeda-beda. 

BACA JUGA :  9 Ciri-Ciri Pembeli Penipu, Penjual Harus Tahu Modusnya!

8. Perhatikan Packaging Produk

Packaging adalah salah satu bagian yang menggambarkan sebuah brand. Kemasan yang kurang menarik bisa membuat produkmu juga jadi kurang menarik. Selain menarik dan memiliki desain yang bagus, tentu packaging makanan beku juga harus aman agar produk tidak mudah rusak.

Pastikan juga di kemasan tertera komposisi produk, informasi gizi, tanggal kedaluwarsa, hingga cara penyajian produk.

9. Perhatikan Aliran Listrik

Salah satu kelemahan bisnis frozen food adalah freezer tidak akan bertahan tanpa adanya aliran listrik.

Kualitas makanan juga bisa berkurang apabila suhu freezer tidak konsisten. Bahkan akan cepat basi apabila tiba-tiba freezet tidak menyala walaupun hanya beberapa jam. Maka dari itu, penjual frozen food harus selalu memiliki tenaga listrik cadangan.

Pikirkan hal ini sebelum memulai berjualan. Mungkin kamu bisa mempertimbangkan penggunaan genset sebagai cadangan apabila tiba-tiba listrik padam. Selain itu, perhatikan juga daya listrik di tempatmu berjualan karena freezer biasanya membutuhkan daya listrik yang tinggi.

10. Daftarkan Lisensi Makanan

Sebagai reseller, kamu mungkin tidak perlu khawatir soal lisensi makanan, kamu hanya perlu memilih brand yang sudah memiliki lisensi. Berbeda ketika kamu memiliki brand sendiri dan harus mengurus lisensinya sendiri.

Cari tahu tentang izin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), PIRT (Produk Industri Rumah Tangga), hingga halal MUI. Ada banyak memang makanan yang beredar di pasaran tanpa memiliki lisensi ini, tapi jika kamu ingin bisnis semakin berkembang dan meluas, sebaiknya segera urus lisensi tersebut.

11. Susun Strategi Pemasaran

Produk terbaik hanya bisa laku dengan strategi pemasaran yang tepat. Coba mulai susun bagaimana kamu ingin menjual produkmu, baik itu offline maupun online.

Manfaatkan momen-momen tertentu untuk memberikan diskon spesial, misalnya diskon hari gajian, diskon harbolnas, dan banyak diskon lainnya. Poin-poin selanjutnya akan menjelaskan beberapa strategi pemasaran yang bisa dilakukan agar produk dapat cepat laku.

12. Jualan di Platform Delivery Makanan

Salah satu cara praktis agar bisnis frozen food laku adalah dengan cara bermitra dengan platform delivery makanan. Kamu bisa menerima banyak pesanan tanpa perlu memikirkan soal pengiriman.

Pilihan satu ini sangat praktis dan aman karena makanan juga sampai di hari yang sama. Pendaftaran ke platform delivery juga biasanya tidak sulit dan kini ada banyak sekali platform yang bisa menjadi pilihan. Semakin banyak platform yang digunakan, maka semakin tinggi juga kesempatan untuk laku.

13. Miliki Reseller

Membuka program reseller adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penjualan dengan cepat. Semakin banyak yang mempromosikan produkmu maka akan semakin cepat perputaran bisnisnya.

BACA JUGA :  10 Cara Memaksimalkan Keuntungan Bisnis yang Paling Efektif

Harga yang ditawarkan pada reseller memang lebih murah, tapi ini akan sepadan karena reseller pastinya akan membeli dalam jumlah banyak. Kamu harus siap untuk meningkatkan produksi apabila ingin memenuhi permintaan pasar dan reseller dalam jumlah banyak.

14. Buka Sistem Pre-Order

Sama halnya seperti bisnis makanan secara umum, kelemahan bisnis frozen food lainnya adalah takut makanan basi. Meskipun makanan beku bisa disimpan dalam waktu yang lama, terkadang masih ada kekhawatiran makanan tidak laku hingga waktunya kedaluwarsa.

Cara untuk menghindari hal ini adalah dengan melakukan sistem pre-order. Jadi kamu hanya akan memproduksi makanan sesuai dengan permintaan pelanggan. Hal ini sangat mungkin dilakukan, terutama apabila kamu sudah memiliki banyak reseller dn loyal customer yang sudah percaya dengan kualitas produkmu.

15. Kerja Sama dengan Supermarket

Supermarket memang menjadi salah satu tempat yang dituju ketika ingin mencari kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan beku. Kamu bisa mempertimbangkan untuk memasukkan produk ke supermarket apabila brand kamu sudah cukup dikenal.

Ini tentunya dapat menjadi salah satu cara distribusi yang tepat, sehingga banyak pecinta produkmu yang tinggal di daerah lain bisa menikmati produk ini tanpa pusing memikirkan risiko pengiriman.

16. Manfaatkan Media Sosial

Jangan sampai ketinggalan zaman dan manfaatkanlah media sosial dengan baik untuk memasarkan produkmu. Baik kamu berjualan secara offline maupun sudah merambah pasar online, promosi di media sosial tetap harus dilakukan karena hampir semua orang kini mencari informasi di media sosial.

Kamu bisa update tentang informasi seputar produk, informasi diskon, cara pembelian, dan hal lain seputar produkmu lengkap di media sosial tersebut.

17. Buat Website Toko Online

Tips bisnis frozen food yang terakhir adalah membuat website toko online. Memang salah satu keunggulan makanan beku adalah dapat dijual secara online, meskipun memang harus dengan pengiriman ekspres dan dengan jarak yang tidak begitu jauh.

Apabila produk kamu dimungkinkan untuk dijual secara online, membuat website toko online ini bisa jadi salah satu pilihan untuk melebarkan bisnis kamu.

Keberadaan website ini akan memudahkan pelanggan dalam bertransaksi. Selain itu, tentu kepercayaan pelanggan akan semakin meningkat. Tak perlu takut mengeluarkan biaya besar untuk membuat website, kamu bisa buat website secara gratis di Praktisidigital.

Itu dia berbagai hal yang perlu kamu ketahui tentang bisnis frozen food dan berbagai tips yang bisa diterapkan. Sama halnya seperti jebis bisnis lainnya, bisnis ini tidak sulit untuk dilakukan, tapi tidak juga dapat disepelekan.

Jika ingin bisnis berjalan dengan lancar, dibutuhkan ketekunan dan kerja keras untuk dapat mencapainya. Selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat!