20 Jenis Bisnis Digital yang Menguntungkan bagi Pemula


Siap membangun bisnis digital sendiri? Inilah rangkuman daftar bisnis era digital berdasarkan tipe dan potensinya yang bisa kamu mulai besok! Yuk, mulai bisnis online sekarang juga!

Apa Itu Bisnis Digital?

Bisnis digital adalah tipe usaha yang menggunakan kemajuan teknologi untuk menciptakan nilai baru, pengalaman konsumen, dan mendukung kegiatan usaha inti. Misalnya, memanfaatkan situs media sosial, e-commerce, dan website sebagai media untuk berbisnis. 

Bisa berupa ide bisnis yang muncul karena adanya teknologi—seperti menjadi content creator, YouTuber, atau influencers media sosial, atau bisnis konvensional dalam berbagai sektor yang kemudian dibawa ke media digital. 

Rekomendasi Bisnis Digital yang Menguntungkan 

Faktanya, saat ini kebanyakan orang menghabiskan uang secara online untuk membeli berbagai kebutuhan. 

Pertumbuhan ekonomi dari sumber digital pun meningkat seiring meningkatnya permintaan konsumen untuk mengenal dan membeli produk atau layanan secara digital. 

Ini mendorong pebisnis mulai dari skala besar hingga UMKM untuk memperbesar bisnisnya dengan kompetitif di ruang digital. 

Bila ingin memulai bisnis baru, yuk simak ide bisnis digital yang menguntungkan berikut ini! 

1. Bisnis Dropship

Dropship adalah jenis bisnis online dengan sistem memasarkan dan menjual produk dari pihak lain. Seorang dropshipper tidak perlu membeli dan menyimpan stok barang dagangannya itu. 

Memungkinkan kamu untuk bisa berjualan tanpa perlu modal, asalkan memiliki gadget, sambungan internet, kemauan, dan secara konsisten menawarkan produk ke target konsumen. Kamu akan dapat komisi dari toko utama untuk setiap produk yang laku melalui kamu. 

2. Mencoba Bisnis Reseller 

Reseller berbeda dengan sistem dropship. Reseller artinya menjual kembali. Jadi, kamu perlu membeli barang dari official store untuk kamu jual kembali ke konsumen. 

Seorang reseller mungkin butuh menyimpan stok barang, tapi biasanya hanya menjual secara ‘pre order‘ atau beli produk bila ada pesanan saja. 

3. Menjadi Instagram Influencer 

Bukan hanya berbagi gaya hidup atau komunikasi, kamu bisa menjadi Instagram Influencers yang bekerja sama dengan berbagai brand untuk mempromosikan produk-produk. 

Ya, media sosial Instagram sudah menjadi media untuk bisnis juga. Kamu harus memiliki ciri khas atau personaliti, kreatif, paham kriteria konten yang berkualitas, aktif, dan konsisten untuk mendapat banyak followers

Saat kamu punya banyak followers di Instagram, ini akan meningkatkan potensi tawaran dari brand untuk mengiklankan produk mereka di akun kamu.

4. Menjadi YouTuber 

Membuat konten video berkualitas dengan tema tertentu yang menarik, informatif, dan lebih bagus bila edukatif juga. 

Kamu bisa bercerita, memecahkan masalah, berbagi ilmu, mengajarkan sesuatu, atau pun hanya sekadar bersenang-senang dalam konteks positif. 

Kamu bisa mendapatkan penghasilan dari iklan di YouTube. Bila berkualitas konsisten, kamu bisa mendapatkan penghasilan luar biasa dan kesempatan tawaran lain misalnya kolaborasi, dapat endorsement, dan sebagainya.  

5. Content Creator 

Content creator adalah profesi yang menciptakan konten menghibur atau edukatif dan diunggah melalui media sosial atau kanal digital lainnya. Influencers, YouTuber, TikTokers, streamers, atau Podcaster bisa jadi juga seorang content creator. 

Cara untuk menjadi content creator:

  • Temukan media yang cocok untuk kamu. 
  • Tonjolkan ciri khas, personaliti, dan tipe konten kamu. 
  • Pahami target audiens. 
  • Kamu harus belajar public speaking, memerhatikan penampilan, menginspirasi, dan membuat konten berkualitas. 
  • Pertimbangkan untuk kerja sama dengan editor dan fotografer. 

6. Menjadi Creativepreneur 

Creativepreneur adalah sebutan untuk pebisnis yang menjalankan kegiatan bisnisnya dengan pendekatan yang kreatif—di antaranya memanfaatkan ruang digital untuk mempromosikan dan menjual produk/layanan. 

Misalnya, kamu bekerja sama dengan tim digital, animator, desain grafis, dan copywriter untuk membuat iklan produk. Kamu juga menciptakan produk yang inovatif dalam memenuhi kebutuhan konsumen. 

7. Menulis Konten di Media Digital  

Ide bisnis digital selanjutnya adalah menjalankan bisnis menulis artikel, skrip, caption, press release, atau konten tulisan lainnya. Kamu juga bisa merambah dalam bisnis penerjemah dan proofreading juga. 

Dalam dunia digital marketing, orang yang pandai menulis seperti copywriters, content writers, UX writers, dll sangat dibutuhkan. 

8. Mengajar Online 

Bila kamu memiliki sebuah kemampuan spesifik, pakar di bidangnya, atau punya pengalaman hebat tentang sesuatu, kamu bisa mulai mengajar secara online.

Bisa melalui media belajar online, aplikasi panggilan video, atau pun membuatnya sebagai konten di YouTube. 

9. Seminar Online 

Saat ini banyak di selenggarakan seminar online atau disebut webinar untuk berbagi berbagai topik, mulai dari pendidikan, pelatihan, atau pun wawancara. Peserta dapat mengakses seminar itu tanpa batasan dari video. 

10. Bisnis Data Entry

Data entry adalah profesi untuk pengetikan informasi ke dalam format elektronik. Misalnya, dari media hard-copy, rekaman suara, atau video ke dokumen Word, Excel atau software lainnya untuk diproses lebih lanjut oleh pihak yang bersangkutan. 

11. Membuat Podcast 

Podcast adalah siaran atau rekaman audio tentang topik apapun yang kemudian diunggah ke internet, baik media streaming audio, YouTube, atau platform lainnya

Di sini kamu bukan hanya harus punya topik menarik dan berguna untuk dibahas, tapi juga harus belajar public speaking, storytelling, tata suara, dan kemampuan wawancara. 

12. Menjadi Blogger 

Blogger adalah orang yang bekerja dengan cara menulis di blog, baik blog pribadi, blog profesional, atau blog bisnis/perusahaan. Kamu bisa menulis konten yang edukatif, cerita fiksi, atau pun review dengan niche tertentu. 

13. Menjalankan Program Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah bekerja dengan cara mempromosikan produk atau jasa dari brand tertentu, kemudian kamu akan mendapat komisi dari setiap konsumen yang berhasil kamu ajak ke platform tersebut. 

Kabarnya, menjadi affiliate marketing adalah pekerjaan melalui internet paling efektif dan menjanjikan. Namun, kamu harus hati-hati dan ketentuannya harus jelas, pastikan itu bukan merchant yang mempromosikan program atau produk yang melanggar hukum. 

14. Menjual Produk Secara Digital 

Ide bisnis digital selanjutnya adalah menjual produk-produk digital, seperti ebook, video, dan audio. Misalnya kamu penulis, bisa menjual karya kamu secara digital melalui Amazon, Apple Book, Storial, Gramedia Digital, Google Play Books, dll. 

Bila kamu jago membuat animasi, kartun, atau komik, kamu bisa mengajukan proposal di Webtoon. Ada juga banyak platform lainnya untuk menjual musik dan jenis karya lain secara digital. 

15. Menjual Karya Seni Secara Digital 

Ada banyak platform digital untuk memamerkan dan menjual karya seni kamu, mulai dari hasil fotografi, lukisan, seni grafis, poster, seni kaligrafi, gambar 3 dimensi, dan sebagainya.

Contoh media untuk menjual karya seni online adalah situs Etsy, Society6, IndieMade, Threadless, Saatchi Art, yang sedang viral NFT, dll. 

16. Jasa Content Digital Marketing 

Digital marketing adalah kegiatan pemasaran secara digital untuk mendapat hasil terbaik—terhubung dengan konsumen potensial melalui jaringan internet dan komunikasi digital.

Media digital marketing tidak hanya mencakup email, media sosial, dan iklan berbasis web, namun bisa tetap menggunakan pesan tulisan dan pesan multimedia dari berbagai kanal pemasaran.

Memulai bisnis digital ini berarti kamu harus memahami tentang teknik periklanan digital, strategi SEO, landing pages, calls-to-action, e-commerce, dan pemasaran media sosial (Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan mungkin TikTok). 

17. Menjadi Freelancer 

Bila belum memiliki cukup modal untuk berbisnis sendiri, kamu bisa menawarkan jasa kamu di berbagai situs freelance—termasuk Fiverr, Freelancer, Sribulancer, Upwork, dll.

Sembari kamu menambah penghasilan, mencatat portofolio, belajar kemampuan baru, dan menambah pengalaman kerja serta komunikasi dengan klien. Perusahaan cenderung membutuhkan jasa seorang freelancer bila ada projek tambahan. 

Jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan dan umum sebagai freelance adalah penulis, desain grafis, videografi, web designer, editor, tutor, social media specialist, digital marketer, akuntan, fotografer, dan masih banyak lagi.

18. Jasa Desain Grafis atau Bisnis Desain UX

Ini adalah salah satu bisnis digital yang paling tinggi peminatnya belakangan ini. Mengingat kebutuhan konten pasti berhubungan dengan konteks visual untuk pengguna perangkat digital.  

Desain grafis adalah seseorang yang menguasai pembuatan konten visual dengan pesan di dalamnya, termasuk membuat logo, poster, banner, konten promosi, thumbnail, kemasan produk, desain baju, infografis, edit foto, dan lainnya.  

Sementara desainer UI/UX fokus untuk membuat konten visual untuk situs web, aplikasi web, aplikasi seluler, perangkat lunak desktop, dan video game. Memastikan rancangan desain visual itu memberikan pengalaman yang berkesan bagi konsumen, mudah diaplikasikan, dan mudah dipahami. 

19. Bisnis Konsultasi

Memiliki keahlian di bidang tertentu, kamu dapat beralih menjadi konsultan secara online. Fungsinya untuk memberikan saran terbaik di bidang itu bagi orang yang membutuhkannya. 

Beberapa industri tidak membutuhkan lisensi, namun fokus pada pengalaman dan prestasi yang pernah kamu dapatkan. Beberapa ide konsultan secara online:

  • Konsultan keuangan. 
  • Konsultan hukum. 
  • Konsultan pemasaran. 
  • Konsultan perancangan UX & UI.
  • Konsultan karir. 
  • Konsultan WordPress, YouTube, dam media sosial. 
  • Konsultan SEO. 
  • Konsultan pernikahan. 
  • Konsultan pendidikan. 
  • Dll.

Kamu mengatur jadwal dan kegiatannya secara online. Harga jasa konsultasi bisa kamu sesuaikan dengan topik dan durasinya. 

20. Menjalankan Toko Online 

Ide bisnis digital selanjutnya adalah menjalankan toko online untuk lini bisnis apapun yang sedang kamu tekuni saat ini. Kamu bisa cek barang yang cepat laku dijual online di sini.

Kamu disarankan untuk bergabung di media sosial dan e-commerce untuk memasarkan dan menjual produk atau layanan secara online. 

Kamu harus melakukan pendekatan digital marketing, itu termasuk branding yang kuat, pasang iklan online, dan mendekati konsumen melalui berbagai platform. 

Selain itu, kamu juga disarankan untuk membuat toko online pribadi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Kamu dapat mengoptimalkan bisnis online melalui mesin pencari.

Memiliki toko online akan memudahkan konsumen untuk memastikan orisinalitas produk, mengetahui informasi atau deskripsi produk, serta promosi apa yang sedang berjalan. 

Belum punya? Segera buat toko online melalui Praktisidigital! Kamu bisa memilih tema website sesuai brand identity yang ingin dibentuk dan tampilan web yang user-friendly. Tidak perlu repot belajar coding, caranya mudah dan praktis. 

Membuat toko online kamu terlihat lebih kredibel dan profesional. Cukup klik daftar Praktisidigital, unggah beberapa katalog pertama, setting website tidak ribet, dan kamu bisa launching website toko online kamu sekarang juga.