Apa Itu Bundling? Pengertian, Manfaat, Cara Membuat


Bundling adalah beberapa produk yang dijual dalam satu paket. Kamu pasti pernah menemukan produk seperti ini saat berbelanja online atau bahkan ketika berbelanja langsung di toko atau supermarket. Umumnya harga paket ini lebih murah dibandingkan kamu membeli secara terpisah. Pahami lebih lanjut, yuk!

Apa Itu Bundling?

Bundling adalah salah satu strategi untuk memasarkan barang. Bundling artinya dalam bahasa Indonesia adalah menggabungkan.

Paket bundling terdiri dari kumpulan dua atau lebih produk yang biasanya dijual dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pembelian produk secara terpisah. Bundle ini bisa terdiri dari dua atau lebih produk yang sama atau dapat juga terdiri dari produk yang berbeda. Jika terdiri dari produk yang sama, bisa juga disebut sebagai promo buy 1 get 1 (beli 1 gratis 1). 

Pada dasarnya produk yang ada dalam bundling bisa dijual secara terpisah. Umumnya ketika produk-produk tersebut dijual secara terpisah, maka harga yang ditawarkan juga akan lebih tinggi. Ini lah biasanya yang menjadi daya tarik produk bundle.

Biasanya cara ini dilakukan untuk membantu meningkatkan penjualan produk yang sepi peminatnya. Jadi produk tersebut akan digabungkan dengan produk yang jauh lebih laku, sehingga kedua produk pun akan sama-sama meningkat penjualannya.

Manfaat dan Tujuan Bundling Produk

Tentunya bukan tanpa alasan para penjual menerapkan sistem satu ini sebagai strategi marketing. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

BACA JUGA :  Langkah Praktis Mencari Produk untuk Bisnis Online

1. Meningkatkan Jumlah Rata-Rata Penjualan

Produk bundling memang lebih menarik, sehingga permintaan dari produk tersebut pun bisa terus meningkat, begitu juga dengan penjualan toko kamu. 

Contohnya ketika kamu menjual produk untuk perawatan rambut. Kita membutuhkan produk berupa sampo, kondisioner, dan mungkin masker rambut. Kamu bisa menawarkan paket produk perawatan rambut sesuai dengan masalah yang dialami customer, misalnya ketombe atau rambut rontok. Tentunya customer akan tertarik untuk membeli satu paket produk yang bisa langsung menyelesaikan masalah yang dialaminya.

2. Mengurangi Produk yang Kurang Laku

Produk yang kurang laku mengharuskan kamu untuk mengeluarkan biaya penyimpanan lebih banyak. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, produk yang kurang laku ini biasanya digabungkan dengan produk yang jauh lebih laku agar barang tetap dibeli oleh konsumen.

Biasanya jika barang tersebut harganya memang lebih murah, konsumen akan melihat barang tersebut sebagai bonus dan justru membuat barang utamanya menjadi lebih laku lagi.

Bukan tidak mungkin barang yang tadinya kurang laku ini juga bisa menjadi lebih laku di kemudian hari karena telah banyak orang yang mencoba produk tersebut sehingga semakin banyak yang mengenal kualitasnya.

3. Menghemat Biaya Pemasaran

Keuntungan selanjutnya dari produk bundling adalah menghemat dalam biaya pemasaran. Kamu bisa memasarkan langsung dua atau lebih produk dalam sebuah iklan. Tentunya ini akan lebih hemat dibandingkan kamu harus memasarkan produk tersebut secara terpisah.

4. Menghemat Biaya Distribusi

Kamu akan lebih hemat dalam biaya penyimpanan ketika produk telah digabungkan. Selain itu, biaya distribusi juga jadi lebih hemat karena beberapa produk ini hanya membutuhkan satu kemasan untuk sampai ke pelanggan.

Kendala dalam Bundling Produk

Ada keuntungan namun ada juga beberapa kendala atau tantangan yang bisa kamu temui ketika membuat produk bundle ini. Berikut masalah yang mungkin kamu temui beserta solusinya:

BACA JUGA :  Cara Cek Merek Dagang yang Sudah Terdaftar, Lengkap!

1. Salah Bundling Produk

Terkadang tidak selalu bundling produk itu dapat laku di pasaran, meskipun salah satu produknya sebelumnya sangat laku di pasaran. Hal ini bisa terjadi karena kamu salah mengombinasikan produk. Jadi pembeli pun tidak tertarik dengan penggabungan produk tersebut.

Maka dari itu, sebelum membuat bundle, kamu harus lebih dulu melakukan riset, produk mana yang bisa saling melengkapi dan relevan untuk target pasarmu. Trial and error adalah hal wajar dalam membuat produk bundling. Jika pada percobaan pertama kamu gagal, jangan langsung berpikir bahwa cara ini tidak cocok untuk toko kamu. Lebih baik kamu coba lagi kombinasi produk lain untuk memastikannya.

2. Kehabisan Salah Satu Produk dalam Bundle

Jika hal ini terjadi, tentu kamu tidak dapat menjual kembali bundling tersebut. Cara agar hal ini tidak terjadi adalah dengan memastikan stok barang kamu cukup. Sebaiknya pisahkan stok yang memang ingin kamu jual dalam bentuk bundle.

Alternatif lain yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan produk lain sebagai pilihan. Jadi ketika satu produk habis, pembeli dapat memilih produk lainnya untuk melengkapi bundle tersebut.

Cara Membuat Bundling Praktisidigital

Khusus untuk kamu yang buat website online menggunakan Praktisidigital, kamu bisa membuat bundle produk dengan lebih mudah. Tentunya fitur ini bisa membantu kamu menarik pembeli lebih banyak dengan memberikan penawaran menarik berupa bundling ini. 

Berikut langkah-langkah untuk membuat produk bundle di Praktisidigital:

1. Masuk Praktisidigital Admin, lalu buka halaman Produk > Produk bundle.

2. Masukkan foto atau gambar untuk promosi produk bundle yang kamu buat.

3. Beri nama dan deskripsi untuk produk bundle tersebut. Pastikan nama ditulis dengan jelas dan deskripsi dibuat semenarik mungkin.

BACA JUGA :  15 Cara Membuat Proposal Usaha yang Mudah dan Efisien

4. Tentukan skema harga untuk produk bundle. Terdapat 3 ketentuan skema harga:

  • Harga tetap: Harga tetap produk bundle yang ditentukan tanpa dipengaruhi oleh harga total dari setiap produknya.
  • Diskon nilai (Rp): Total harga dari produk-produk dikurangi dengan nominal diskon yang sudah ditentukan.
  • Diskon persentase (%): Total harga dari produk-produk dikurangi dengan nominal persentase diskon yang ditentukan.

5. Tentukan produk apa saja yang akan di-bundling. Pertama, pilih produk-produk untuk produk pertama bundle.

6. Pilih produk-produk untuk produk kedua bundle.

7. Tambah produk-produk lain untuk dikombinasikan dalam bundle sesuai dengan keinginanmu. Lalu klik Simpan.

8. Temukan produk bundle yang sudah kamu buat di halaman Diskon toko kamu.

Nah, itu dia berbagai hal tentang produk bundle mulai dari arti bundling, manfaat, kendala dan solusi, hingga cara membuatnya di Praktisidigital. Sebagai seorang penjual, jangan sampai kamu tidak memanfaatkan metode satu ini untuk meningkatkan penjualan toko kamu. Penerapannya terbilang tidak sulit, ‘kan?

Jika kamu menjalaninya dengan teliti, metode ini akan sangat ampuh untuk meningkatkan penjualan toko kamu, terutama membantu produk yang kurang laku menjadi tetap terjual di pasaran.

Kalau kamu yang belum punya website toko online, segera buat website kamu sekarang juga melalui Praktisidigital. Kamu bisa coba gunakan paket basic untuk mencoba layanan gratis biaya hosting bulanan. Lengkapi katalog toko kamu dan buat produk bundling kamu sendiri untuk meningkatkan penjualan!