21 Bisnis untuk Ibu Hamil agar Produktif di Rumah


Ada banyak pilihan bisnis untuk ibu hamil agar bisa tetap aktif dan produktif selama masa kehamilan. Yuk, simak apa saja ide bisnis untuk wanita hamil tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keamanan janin di dalam perut berikut ini! 

Ide Bisnis untuk Ibu Hamil yang Aman

Ada banyak perubahan yang terjadi pada ibu hamil, mulai dari perubahan hormon, naik turun emosi, pola makan, respon tubuh, dan penurunan aktivitas fisik sehari-hari. 

Jangan khawatir, faktanya wanita hamil tetap bisa produktif, aktif, menjalankan tugas sehari-hari, dan bahkan menjalankan sebuah bisnis yang menguntungkan. 

Kehamilan tidak menghambat diri untuk terus berkembang, berkarya, dan berprestasi. Masa kehamilan adalah perjuangan dan kebahagiaan di saat yang sama. 

Berikut ini beberapa ide bisnis untuk ibu hamil: 

1. Kerja Freelance

Bila kamu bukan wanita pekerja penuh waktu atau memutuskan berhenti bekerja demi fokus pada kehamilan, kamu tetap bisa mencoba pekerjaan freelance agar tetap produktif. Pekerjaan freelance dinilai lebih fleksibel, praktis, dan aman untuk ibu hamil. 

Beberapa pekerjaan freelance yang paling umum adalah penulis paruh waktu, editor, penerjemah, voice offer, social media specialist, desain grafis, dan banyak lagi. Kamu bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan jadwal kamu. 

2. Jual Makanan 

Bunda bisa mulai bisnis makanan bila jago masak atau punya menu andalan yang disukai banyak orang. Bila tidak, bisa tetap mengelola bisnis makanan dengan menyiapkan sejumlah modal dan merekrut koki dan tim lain untuk menjalankan bisnis tersebut.

Silakan bergabung dengan e-commerce, platform ojek online, media sosial, dan website toko online untuk memulai bisnis makanan online. Bisa makanan online sangat diminati karena praktis dan harganya lebih terjangkau. 

Perhatikan jenis menu dan rasa makanan agar konsumen puas. Bunda bisa mulai kecil-kecilan dan belajar pelan-pelan dalam mengembangkan bisnis ini. Juga kerjasama dengan suami atau pihak lain yang dipercaya agar bunda tidak stres. 

3. Mencoba Dropship atau Reseller 

Jualan online dengan cara dropship (membantu menjualkan produk orang) atau reseller (membeli produk orang untuk dijual kembali). Kedua jenis sistem bisnis digital ini dianggap paling praktis, relevan, dan juga menguntungkan. 

Bunda harus analisis jenis barang apa yang paling cepat laku dijual online dan target konsumennya bagaimana. Selebihnya, lakukan promosi yang menarik baik secara online atau langsung di komunitas kamu. 

4. Menjadi Content Creator

Ibu hamil bisa menjadi content creator yang inspiratif, menghibur, dan pintar. Gunakan media sosial (Twitter, YouTube, Instagram, atau TikTok) dan website untuk berbagi pengalaman kehamilan dengan audiens.

Misalnya, diskusi seputar kehamilan, tanya jawab dengan komunitas ibu hamil lainnya, mengunggah konten foto maternity, membahas tentang parenting, atau kerjasama untuk edukasi kehamilan bersama dokter kandungan. 

5. Guru Privat atau Tutor Online

Ide bisnis untuk ibu hamil selanjutnya adalah menjadi guru privat, tutor online, atau bimbingan belajar di rumah. Ini cocok bagi kamu yang punya pengalaman sebagai guru atau ahli dalam bidang tertentu. 

Mulai dari membantu anak-anak belajar mata pelajaran tertentu, mengajar musik, cara memasak, belajar software, atau keterampilan apapun ibu hamil kuasai. 

6. Bisnis Camilan atau Kue

Ide bisnis sampingan yang cocok untuk ibu hamil adalah jualan camilan dan kue, bisa dipasarkan dan dijual secara online

Kamu bisa memakai sistem pre order atau membuat camilan atau kue sesuai pesanan saja. Agar tidak terlalu lelah dan bisa mengatur waktu dengan fleksibel. 

7. Bisnis Online 

Ada banyak jenis bisnis online yang bisa ditekuni dan tidak terlalu menguras tenaga untuk ibu hamil. Mulai dari jualan makanan, pakaian, kebutuhan pokok, mainan anak, aksesori, peralatan rumah tangga, elektronik, dan sebagainya. 

Ibu hamil tidak perlu bepergian, bisa mengintegrasikan dan menjalankan bisnis melalui smartphone di rumah. Sembari bisnis online, ibu hamil tetap punya waktu dan energi yang cukup agar kehamilan tetap sehat. 

8. Bisnis Tanaman Hias

Bila kamu suka berkebun dan paham cara merawat berbagai jenis tanaman, kenapa tidak coba jualan tanaman hias online saja? 

Ini sangat cocok untuk ibu hamil karena pekerjaannya tidak memicu stres, tidak terlalu berat, bisa dijalankan dari rumah, dan cukup praktis. 

Bisnis tanaman hias juga dinilai menguntungkan, terutama untuk jenis tanaman yang langka atau sedang tren. Selain itu, bisa juga coba jual tanaman atau bunga artificial sehingga lebih mudah perawatannya karena tidak akan mati. 

9. Bisnis Lilin Homemade 

Belakangan ini permintaan untuk lilin homemade untuk dekorasi rumah, acara pesta, atau lilin aromaterapi cukup tinggi. 

Ibu rumah tangga termasuk ibu hamil bisa belajar cara membuat lilin melalui internet atau belajar dengan pakarnya. 

Kemudian, coba jual lilin homemade secara online. Harus kreatif mendesain bentuk, warna, dan wewangiannya dari bahan yang aman dan berkualitas. 

10. Transcriptionist

Transcriptionist atau transcriber adalah orang yang bekerja untuk mengubah ucapan menjadi tulisan. Biasanya dibutuhkan di dunia hukum dan medis, namun belakangan ini juga dibutuhkan untuk jasa membuat subtitles baik di film atau video. 

Bunda bisa coba melamar melalui situs lowongan kerja online atau situs freelancers. Mungkin juga bisa bekerja sama dengan content creater yang butuh jasa transcriber

11. Bisnis Pakaian

Sektor bisnis pakaian selalu banyak peminatnya. Biasanya jenis pakaian akan berubah-ubah sesuai dengan tren, kamu harus selalu beradaptasi dengan tren pakaian terkini agar bisnis laris terus. 

Bagi ibu hamil, bisa sekalian menjual pakaian khusus ibu hamil dan pakaian anak. Ini menjadi representasi yang tepat, membuktikan bahwa produk pakaian dari toko kamu cocok, nyaman, dan berkualitas bagus untuk para ibu hamil atau bayi karena kamu juga memakainya. 

12. Jual Barang Preloved

Punya barang-barang yang masih bagus namun tidak digunakan lagi karena satu dan lain hal? Alihkan itu untuk mendapat penghasilan tambahan dengan jual barang-barang preloved

Bunda bisa sekaligus merapikan rumah juga agar lebih nyaman dan rapi. Bisnis ini cocok untuk ibu hamil karena bisa dilakukan di waktu luang, tidak membutuhkan aktivitas fisik berat, tanpa modal, dan cukup menguntungkan. 

13. Jual Skin Care

Wanita memiliki kaitan yang kuat dengan skin care, walaupun laki-laki juga butuh perawatan kulit. Bisnis produk skin care dan body care cukup menjanjikan bila memahami produk dan target konsumennya. 

Bagi ibu hamil, bisa mulai jual produk skin care yang terbukti aman untuk dipakai selama kehamilan. Bisa sekalian membantu ibu hamil lainnya untuk memilih produk skin care yang tepat dan berkualitas bagus tanpa efek samping untuk kehamilan. 

14. Menjadi Creativepreneur

Menerapkan strategi yang kreatif dan inovatif dalam menciptakan promosi dan menjual produk. Kamu bisa memanfaatkan sosial media dan website untuk memperkenalkan produk, seperti membuat konten foto atau video yang menarik dan informatif.

Kriteria seorang creativepreneur adalah berani membuat gebrakan, punya jiwa kompetitif, berani ambil risiko bisnis, dewasa dalam menerima kritik dan saran, serta passionate dalam bisnis yang sedang ditekuni. 

15. Membuat dan Menjual Kerajinan Tangan

Jenis kerajinan tangan yang laku dijual untuk menambah penghasilan adalah karya hasil rajutan tangan, buket bunga dari kertas, karya dari resin, pernak-pernik, pajangan atau dekorasi rumah, scrapbook, kerajinan tangan makrame, atau aksesori cantik.

16. YouTuber atau Vlogger

Berbagi cerita seru di masa kehamilan melalui video-video di YouTube, bunda bisa dapat penghasilan dari iklan yang masuk. Tentu saja butuh konsistensi, kualitas, dan ciri khas agar channel YouTube kamu sukses. 

17. Jual Sayur dan Buah Online

Ide bisnis untuk ibu hamil selanjutnya adalah jual sayur dan buah online baik melalui e-commerce atau website. Dinilai lebih praktis dan tidak menguras tenaga dibandingkan dengan jualan secara langsung. 

Faktanya, saat ini banyak konsumen yang lebih memilih membeli sayur dan buah secara online karena lebih murah, tidak ribet, dan ada banyak pilihannya. Bunda bisa sekaligus mengkampanyekan kebiasaan makan sayur dan buah setiap hari, terutama untuk ibu hamil lainnya demi memenuhi kebutuhan ibu dan janin. 

18. Agen PPOB

Point payment online bank (PPOB) adalah agen penyedia layanan pembayaran secara digital. Itu termasuk untuk membeli pulsa, membayar token listrik, PDAM, BPJS, transfer uang antar bank, top up uang digital, isi voucher game, dan sebagainya. 

Bisnis ini tidak membutuhkan terlalu banyak modal, dan ibu hamil bisa menjalankannya sendiri di rumah dengan santai. Ibu hamil tetap bisa fokus pada kehamilan sambil menjalani usaha sampingan ini. 

19. Vending Machine

Vending machine adalah mesin penjual otomatis mulai dari minuman ringan, makanan ringan, frozen food, boneka, dan produk konsumen lainnya. 

Memang penggunaan vending machine belum populer di pasar Indonesia walaupun sudah ada beberapa, tapi ide bagus bila bunda mau memulai gebrakan baru. 

Ya, butuh modal yang cukup untuk mengoperasikan sebuah vending machine dan strategi pemasaran yang unik. Penjualan dengan vending machine dianggap potensial di masa pandemi dimana masyarakat harus membatasi kontak dengan orang lain.

20. Bisnis Sesuai Pengalaman

Ibu hamil bisa tetap melanjutkan bisnis dan pekerjaan yang selama ini sudah dijalani sesuai dengan kemampuan. Hal yang penting adalah dengan mengkondisikan agar tidak bekerja terlalu berat atau bisa minta bantuan tim lain. 

Bunda juga bisa mengalihkan bisnis ke ruang digital yang lebih fleksibel agar bisnis bisa tetap berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan bunda. 

21. Bisnis Sesuai Passion 

Sedang hamil bukan berarti tidak bisa melakukan apa-apa, ya. Beberapa ibu hamil bahkan akhirnya bisa mulai menjalani bisnis sesuai passion mereka saat sedang hamil. 

Passion atau gairah ditambah dengan keahlian akan menghasilkan sesuatu yang sukses. Bicarakan dengan suami, keluarga, atau kerabat dekat untuk membantu kamu merealisasikan bisnis ini. 

Hal yang penting adalah—apa pun jenis bisnisnya—tidak mengganggu kesehatan dan ibu hamil harus paham batasannya. Jangan lupa selalu cek kesehatan secara berkala sesuai dengan yang disarankan. 

Nah, itulah beberapa rekomendasi bisnis untuk ibu hamil. Jika kamu ingin mengoptimalkan dan memudahkan bisnis, disarankan untuk buat toko online melalui Praktisidigital. Sudah dilengkapi berbagai fitur canggih yang siap pakai!